Cek Kios Pangan Hingga Harga Beras, Lisa Tekankan DKP3 Harus Jaga “Piring Makan” Warga

  • 01 Okt 2026 10:46 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarbaru - Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby tak ingin urusan pangan berhenti pada sekadar penyaluran bantuan. Dalam inspeksi mendadak (sidak) ke Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarbaru, Rabu 30 September 2026.

Lisa menegaskan pentingnya memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap pangan.Sidak diawali dengan mengecek langsung aktivitas dan kehadiran pejabat di lingkungan DKP3.

Lisa menanyakan keberadaan sejumlah kepala bidang (kabid), termasuk memastikan pejabat yang tidak berada di kantor sedang menjalankan perjalanan dinas maupun tugas kedinasan lainnya. Pengecekan tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan tugas di lingkungan DKP3 berjalan dengan baik, terlebih program yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Dari kantor DKP3, Wali Kota Lisa kemudian bergerak menuju Kios Pangan DKP3 Banjarbaru. Di sana, ia melihat langsung kondisi akses menuju kios untuk memastikan masyarakat tidak kesulitan mendapatkan layanan maupun kebutuhan pangan.

Wali Kota Lisa juga mengecek komoditas yang tersedia. Salah satunya beras lokal produksi Bangkal, Kecamatan Cempaka. Harga sejumlah kebutuhan pokok turut ditanyakan secara langsung, termasuk harga telur.

Kios Pangan DKP3 merupakan bagian dari jaringan kios pangan sekaligus pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kota Banjarbaru. Keberadaannya menjadi salah satu upaya pemerintah dalam menjaga akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Namun, Wali Kota Lisa menilai tugas DKP3 harus lebih luas. Bukan hanya menyalurkan bantuan. Tetapi ikut memastikan masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan pangannya.

“DKP3 tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi DKP3 juga turut menjaga piring makan masyarakat,” tegasnya.

Menurutnya, menjaga “piring makan” masyarakat berarti memastikan pangan tersedia, harga tetap terjangkau. Sekaligus memperkuat produksi pangan lokal.

Karena itu, keberadaan petani lokal juga harus mendapat perhatian. Hasil pertanian masyarakat perlu diberi ruang untuk masuk dan dipasarkan. Sehingga ketahanan pangan tidak hanya berbicara mengenai ketersediaan bahan pangan, tetapi juga berdampak terhadap kesejahteraan petani.

Pesan tersebut sekaligus menjadi penekanan bagi jajaran DKP3 agar bekerja tidak hanya dari balik meja. Program pangan harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan memberi ruang bagi potensi pertanian lokal untuk berkembang.

Sidak Wali Kota turut didampingi Plt. Kepala DKP3 Kota Banjarbaru Wiwin Robiaty. Wiwin menyambut positif kunjungan tersebut. Menurutnya, kehadiran langsung Wali Kota memberikan semangat sekaligus motivasi bagi jajaran DKP3 untuk meningkatkan kinerja.

“Mewakili kawan-kawan DKP3, kami sangat bersyukur sekali dikunjungi Ibu Wali Kota Banjarbaru. Selain menjadi semangat kami dalam melakukan kegiatan-kegiatan di lapangan, juga memotivasi kami untuk bisa melakukan yang terbaik dalam pertanian di Kota Banjarbaru,” ujarnya.

Kunjungan tersebut menjadi dorongan bagi DKP3 untuk terus memperkuat sektor pertanian, menjaga ketersediaan pangan, serta memastikan masyarakat Banjarbaru memiliki akses terhadap kebutuhan pokok. (Yds/MedCenBJB)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....