Bang Dhin Dorong Mahasiswa Pahami Proses Pemerintahan Daerah
- 30 Sep 2026 19:08 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H.M. Syaripuddin, S.E., M.A.P. atau yang akrab disapa Bang Dhin, menghadiri sekaligus menjadi narasumber dalam Government Talk HIMAPEM FISIP ULM 2026, Senin 28 September 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, dengan menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang.
Sejumlah narasumber yang hadir berasal dari Dinas Pendidikan, Pers Banjarmasin Post, serta dosen Universitas Lambung Mangkurat (ULM). Forum tersebut menjadi ruang diskusi bagi mahasiswa untuk memperoleh pemahaman mengenai pemerintahan dan pembangunan di Kalimantan Selatan.
Dalam kesempatan itu, Bang Dhin menyampaikan perspektif legislatif terkait penyelenggaraan pendidikan di Kalimantan Selatan. Ia juga menjelaskan pembagian kewenangan antara eksekutif dan legislatif, proses penganggaran, serta peran DPRD dalam mendorong kebijakan pembangunan daerah.
Bang Dhin turut memaparkan sejumlah rekomendasi DPRD, khususnya Komisi IV, kepada pemerintah untuk dapat ditindaklanjuti dan dianggarkan pada 2027. Menurutnya, rekomendasi tersebut merupakan bagian dari upaya DPRD mendorong peningkatan kualitas pembangunan, khususnya di bidang pendidikan.
Menurut Bang Dhin, Government Talk menjadi ruang penting bagi mahasiswa untuk memahami proses pemerintahan secara lebih luas. “Kegiatan ini sangat luar biasa karena bisa membuka perspektif kawan-kawan terhadap bagaimana pemerintah berjalan, khususnya antara eksekutif dan legislatif,” ujar Bangdhin.
Ia menilai keterlibatan mahasiswa dalam diskusi pemerintahan dan pembangunan penting untuk membuka pemahaman generasi muda terhadap proses pengambilan kebijakan di daerah. Karena itu, forum semacam Government Talk dinilai perlu terus dikembangkan sebagai ruang bertukar gagasan antara mahasiswa dan pemangku kebijakan.
Bang Dhin juga mengapresiasi HIMAPEM FISIP ULM yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut dengan menghadirkan berbagai perspektif. Ia berharap diskusi serupa tidak hanya digelar dalam skala besar, tetapi juga melalui forum-forum kecil yang dapat membahas persoalan pembangunan secara lebih mendalam.
“Mudah-mudahan kegiatan ini terus dikembangkan, tidak hanya dalam skala besar, tetapi juga melalui diskusi-diskusi kecil yang menghasilkan rekomendasi untuk dinamika pembangunan di Kalimantan Selatan,” ucapnya. Dengan adanya ruang diskusi yang berkelanjutan, mahasiswa diharapkan semakin memahami proses pemerintahan sekaligus dapat memberikan gagasan bagi pembangunan daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....