Supian HK Soroti Kelayakan Kapal KM Virgo, Standar Keselamatan Jadi Perhatian
- 17 Sep 2026 10:38 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- Ketua DPRD Kalsel Supian HK meminta pemeriksaan kelayakan kapal dilakukan secara menyeluruh setelah musibah KM Virgo Transport 8.
- Standar keselamatan pelayaran harus benar-benar diterapkan dan diawasi, termasuk kondisi fisik kapal, kapasitas penumpang, serta fasilitas keselamatan.
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) H. Supian HK menyampaikan duka mendalam atas musibah tenggelamnya KM Virgo Transport 8 yang menimpa warga dan keluarga dari berbagai daerah, termasuk Kalsel. Ia berharap seluruh korban yang masih dalam pencarian segera ditemukan serta keluarga yang ditinggalkan memperoleh perhatian dan pelayanan sebaik-baiknya, Rabu, 16 September 2026.
Supian HK meminta pihak dan otoritas pelaksana pelayaran, khususnya KSOP, memberikan perhatian serius terhadap kondisi dan kelayakan kapal yang beroperasi. Menurutnya, pemeriksaan diperlukan untuk memastikan kapal yang digunakan masyarakat memenuhi standar keselamatan pelayaran.
“Kami meminta kepada pihak atau otoritas pelaksana pelayaran khususnya KSOP, agar memberikan perhatian serius terhadap kondisi dan kelayakan kapal-kapal yang beroperasi,” ujarnya. “Pemeriksaan harus dilakukan untuk memastikan kapal yang digunakan masyarakat benar-benar memenuhi standar keselamatan.”
Ia menyoroti masih adanya kapal pengangkut yang berusia sangat tua, bahkan beberapa di antaranya telah beroperasi hingga hampir 40 tahun. Kondisi tersebut dinilai perlu menjadi perhatian bersama dalam memastikan keselamatan penumpang.
Supian HK mempertanyakan kelayakan kapal-kapal tua yang masih beroperasi dalam menjamin keselamatan penumpang. Ia juga mengingatkan pemerintah dan penyelenggara pelayaran untuk memastikan seluruh prosedur keselamatan diterapkan dan diawasi.
Menurutnya, standar keselamatan tidak boleh hanya menjadi aturan di atas kertas, tetapi harus diterapkan dalam setiap pelayaran. Pemeriksaan perlu mencakup kondisi fisik kapal, kapasitas penumpang, serta fasilitas keselamatan yang tersedia.
Supian HK juga mengingatkan jumlah penumpang sesuai kapasitas kapal bukan satu-satunya ukuran keselamatan pelayaran. Aspek kelayakan kapal dan kesiapan fasilitas keselamatan harus menjadi bagian dari pemeriksaan menyeluruh.
“Ini sangat berbahaya, sebab keselamatan penumpang harus menjadi prioritas utama,” ucapnya.
Pimpinan DPRD Kalsel yang baru pulang dari ibadah umrah di Tanah Suci itu juga menyatakan komitmennya memberikan perhatian kepada korban yang selamat. Ia meminta pelayanan selama korban menjalani perawatan, termasuk urusan administrasi dan asuransi, dapat diberikan secara maksimal.
“Mereka harus mendapatkan pelayanan yang maksimal, terutama selama menjalani perawatan di rumah sakit, termasuk persoalan administrasi dan asuransi,” kata Supian HK. “Kami berharap prosesnya dapat dipermudah dan dipercepat.”
Sementara itu, bagi korban yang meninggal dunia, Supian HK berharap pengurusan dan pencairan hak asuransi dapat dilakukan secara cepat dan mudah. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi beban keluarga yang ditinggalkan.
“Sekali lagi, kami berharap seluruh kapal yang beroperasi, bukan hanya kapal yang mengalami musibah ini, harus dapat dilakukan pemeriksaan dan evaluasi secara menyeluruh,” katanya. “Agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali.”
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....