Selamat dari Musibah, Nakhoda KM Virgo Transport 8 Diperiksa
- 17 Sep 2026 09:40 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Nakhoda KM Virgo Transport 8 dilaporkan selamat dan telah dievakuasi usai insiden tenggelamnya kapal di perairan Laut Jawa. Saat ini, nakhoda kapal pengangkut 243 penumpang tersebut tengah menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap kronologi pasti kejadian.
Wakil Menteri Perhubungan RI, Suntana, menegaskan pemeriksaan nakhoda merupakan bagian penting dari proses pengumpulan informasi insiden laut. Keterangan resmi nakhoda diharapkan dapat memetakan alur kejadian sejak awal pelayaran hingga terjadinya kecelakaan.
"Untuk nahkoda selamat. Saat ini sedang dilakukan pemeriksaan," ujarnyam
| Baca juga: Hari Kelima, Tim SAR Temukan Enam Life Raft |
Suntana menyampaikan bahwa proses pemeriksaan tersebut juga berkaitan erat dengan pencarian perangkat Voyage Data Recorder (VDR). Perangkat yang memiliki fungsi serupa black box pada pesawat tersebut hingga kini belum ditemukan tim SAR.
VDR berfungsi merekam berbagai data vital pelayaran yang nantinya menjadi bahan utama analisis Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Keberadaan perangkat tersebut diharapkan dapat terdeteksi setelah skema pembalikan badan kapal selesai dilakukan.
"Untuk VDR atau semacam black box itu, nanti setelah upaya membalikkan kapal mudah-mudahan masih ada dan kita konfirmasikan. Sekarang kita belum tahu keberadaannya," ujar Suntana menambahkan.
Sebelumnya, Ketua KNKT, Soerjanto Tjahjono, menyampaikan bahwa pengumpulan data spesifikasi kapal dan pemeriksaan saksi telah berjalan sejak hari pertama kejadian. Kendati pengumpulan data telah dimulai, pertolongan kepada keselamatan penumpang tetap menjadi prioritas utama tim di lapangan.
"Utamanya memang adalah pertolongan kepada kru maupun penumpang. Tapi, kami sudah mengumpulkan data, spesifikasi kapal, dan sebagainya kami kumpulkan," katanya di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Senin, 14 Seprtember 2026.
Soerjanto menjelaskan tim telah meminta keterangan dari sejumlah penumpang selamat serta kru kapal yang berhasil dievakuasi. Seluruh proses pengumpulan informasi ini dilakukan secara paralel tanpa mengganggu jalannya tahapan evakuasi oleh tim penyelamat.
"Kami secara paralel telah mengumpulkan data dan melakukan wawancara kepada penumpang maupun kru. Namun saat ini fokus kami adalah mendukung jalannya operasi SAR ini," ujarnya menambahkan.
Di sisi lain, hingga hari keempat pencarian korban pada Rabu, 16 September 2026, data korban yang berhasil ditemukan dan dievakuasi ke Banjarmasin masih bertahan sebanyak 114 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 108 korban selamat serta 6 korban meninggal dunia, sementara 129 penumpang lainnya masih terus dicari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....