Komisi II Kalsel Pelajari Inovasi Pelayanan Samsat Bali

  • 10 Mei 2026 19:04 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan bersama Badan Pendapatan Daerah Provinsi Kalsel dan Kepala UPPD Samsat se-Kalsel melakukan kunjungan kerja ke Bapenda Provinsi Bali, Kamis 7 Mei 2026. Tujuan kunjungan tersebut dalam upaya mendorong peningkatan pendapatan asli daerah.

Berbagai inovasi pelayanan turut dipelajari, khususnya di sektor samsat yang dinilai mampu meningkatkan kepatuhan wajib pajak. Selain itu, kunjungan juga menjadi ajang bertukar pengalaman terkait optimalisasi penerimaan pajak daerah.

Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi mengatakan, selama ini kontribusi terbesar PAD masih berasal dari pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor. Oleh sebab itu, samsat menjadi salah satu unit strategis yang berperan penting dalam menopang penerimaan daerah.

Menurutnya, ada sejumlah hal menarik yang dipelajari dari sistem pelayanan di Bali, terutama terkait kemudahan pembayaran pajak melalui lembaga adat. “Banyak hal yang menarik tadi ya yang saya cermati adalah persoalan bagaimana membayar, kemudahan wajib pajak membayar pajak melalui lembaga adat,” ujarnya.

Politisi Golkar yang akrab disapa Paman Yani itu menilai keberadaan lembaga adat memiliki pengaruh kuat dalam meningkatkan kepatuhan masyarakat membayar pajak. Ia menyebut adanya sanksi sosial dari lembaga adat membuat masyarakat lebih disiplin memenuhi kewajibannya.

Selain membahas pelayanan samsat, diskusi juga menyoroti dukungan terhadap kebijakan pemerintah pusat dalam mendorong penggunaan kendaraan listrik. Komisi II DPRD Kalsel pun mulai mempertimbangkan pengaturan tarif pajak kendaraan listrik dalam rancangan peraturan daerah.

“Nah ini sudah mendapat sorotan kami di raperda kami juga ingin memuat nanti tarif pajaknya yang tidak terlalu besar, tetapi ada kontribusi untuk daerah kita,” ucap Paman Yani. Ia berharap kebijakan tersebut dapat mendorong masyarakat beralih ke kendaraan ramah lingkungan tanpa mengurangi potensi pendapatan daerah.

Komisi II DPRD Kalsel juga mengusulkan inovasi berupa penerapan stiker pada pelat kendaraan sebagai bukti pembayaran pajak tahunan maupun lima tahunan. “Tidak mesti harus perlu ganti plat kalau mau efisiensi ya, ini kita bicara efisiensi, dia hanya diberikan stiker saja,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Bapenda Bali I Gusti Putu Widiantara menyampaikan rasa bangga dan terhormat atas kunjungan Komisi II DPRD Kalsel beserta rombongan. Ia berharap hasil diskusi mengenai optimalisasi pendapatan daerah dapat diterapkan di kedua provinsi dan memberi manfaat bagi pelayanan masyarakat.

“Mudah-mudahan diskusi kita hari ini terkait dengan optimalisasi pendapatan ini bisa diterapkan di Provinsi Bali dan bisa bermanfaat juga di Kalimantan Selatan,” ujarnya. Pertemuan tersebut juga diharapkan memperkuat sinergi antardaerah dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin inovatif dan efektif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....