Pansus I Soroti Kesiapsiagaan Bencana dan Stabilitas Daerah

  • 16 Apr 2026 16:14 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Panitia Khusus (Pansus) I DPRD Provinsi Kalimantan Selatan menggelar rapat pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Kepala Daerah Tahun Anggaran 2025. Rapat tersebut melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kalsel, Selasa 14 April 2026.

Dalam rapat itu, Kepala BPBD Provinsi Kalsel, Ronny Eka Saputra, memaparkan capaian kinerja sepanjang tahun 2025. Ia menyoroti upaya mitigasi dan penanganan bencana yang semakin kompleks, termasuk kesiapsiagaan menghadapi kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan.

Ronny juga menanggapi sejumlah rekomendasi DPRD terkait peningkatan kesiapsiagaan bencana di daerah. Menurutnya, berbagai langkah telah dilakukan, namun masih diperlukan penguatan program untuk menghadapi potensi bencana yang meningkat.

Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Kalsel, H. Heriansyah, menjelaskan pelaksanaan tugas yang mencakup pembinaan ideologi Pancasila dan deteksi dini konflik sosial. Ia menyebut pengelolaan organisasi kemasyarakatan masih menghadapi tantangan, terutama dalam hal administrasi dan potensi gesekan antar kelompok.

Selain itu, keterbatasan anggaran menjadi kendala dalam optimalisasi program di kedua instansi tersebut. Hal ini menjadi perhatian dalam pembahasan LKPj 2025 karena berdampak pada capaian indikator kinerja pemerintah daerah.

Wakil Ketua Pansus I, H. Rais Ruhayat, mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau panjang. Diperkirakan akan terjadi dari bulan Mei sampai September, dengan tingkat hujan yang sangat rendah dan berpotensi terjadi kekeringan dan karhutla.

“Karena ini sudah menjelang musim kemarau, perkiraan BMKG sangat panjang musim kemaraunya dari bulan Mei sampai September. Sehingga potensi bencana kekeringan dan karhutla sangat tinggi juga,” ujarnya.

Ia menegaskan kondisi tersebut harus menjadi bahan evaluasi dalam LKPj 2025 sekaligus dasar penguatan program ke depan. “Untuk kesbangpol tadi, lagi-lagi kita terkendala dengan efisiensi anggaran, kita mencoba untuk bekerja seefisien mungkin tapi mendapatkan hasil yang maksimal,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....