Komisi IV Kalsel Monitoring K3 Tambang PT Arutmin Indonesia
- 03 Apr 2026 19:43 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin – DPRD Provinsi Kalimantan Selatan melalui Komisi IV melakukan monitoring pelaksanaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) ke PT Arutmin Indonesia Tambang Kintap, Kabupaten Tanah Laut, Kamis 2 April 2026. Kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh prosedur K3 berjalan sesuai ketentuan di lingkungan perusahaan tambang.
Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, Jihan Hanifa, menyampaikan bahwa perusahaan nasional seperti Arutmin dinilai memiliki standar K3 yang baik. Hal tersebut penting dalam mendukung pencapaian target zero accident atau nihil kecelakaan kerja.
Ia menjelaskan, monitoring ini juga melibatkan tim dari Dinas Tenaga Kerja untuk memperkuat pengawasan. “Sejauh ini tadi kita bersama tim Disnakertrans, banyak paparan yang disampaikan dan tentunya itu akan menjadi hal yang positif juga bagi kita,” ujarnya.
Selain itu, Jihan mengapresiasi capaian perusahaan yang berhasil meraih penghargaan zero accident selama tiga tahun berturut-turut. Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi contoh bagi perusahaan tambang lain di Kalimantan Selatan.
“Mudah-mudahan hal-hal baik dari PT Arutmin di Site Kintap ini bisa kita implementasikan juga untuk perusahaan lain, khususnya dalam menekan angka kecelakaan kerja,” katanya. Ia menegaskan pentingnya komitmen seluruh perusahaan dalam mewujudkan lingkungan kerja yang aman.
Sementara itu, Manager Tambang Kintap, Deddy Heryanto, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Komisi IV dan masukan yang diberikan. “Mudah-mudahan dengan komitmen kami yang sungguh-sungguh untuk menjaga keselamatan kerja seluruh karyawan PT Arutmin Indonesia dapat terus terjaga,” ucapnya.
Ia juga menegaskan komitmen perusahaan dalam menjalankan program CSR dan menjaga keberlanjutan lingkungan serta masyarakat sekitar. Selain monitoring K3, Komisi IV turut mencermati pelaksanaan CSR, reklamasi lahan bekas tambang, serta dampak kesehatan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....