DPRD Kalsel Pelajari Corporate University untuk Penguatan Kompetensi ASN

  • 25 Agt 2026 15:01 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Pengembangan sumber daya manusia (SDM) aparatur yang adaptif dan profesional menjadi perhatian DPRD Provinsi Kalimantan Selatan dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang semakin efektif. Peningkatan kompetensi ASN dinilai penting agar pelayanan publik dan pelaksanaan pembangunan mampu mengikuti tuntutan zaman.

Sebagai langkah memperkuat kapasitas aparatur, Komisi I DPRD Provinsi Kalsel bersama BPSDM Kalsel melakukan kunjungan kerja ke BPSDM Provinsi Jawa Barat, Rabu 19 Agustus 2026. Kunjungan tersebut difokuskan untuk mempelajari penerapan Corporate University (CorpU) yang telah dikembangkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Rombongan dipimpin Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kalsel, H. Rais Ruhayat, S.H., bersama anggota dan perwakilan BPSDM Kalsel. Kedatangan rombongan diterima Kepala Bidang Sertifikasi Kompetensi dan Pengelolaan Kelembagaan BPSDM Jawa Barat, Risgiyanto, S.Si., M.Kom., serta Analis Pengembangan Kompetensi Ahli Madya, Tugiman, S.E., M.M.

Dalam pertemuan tersebut, rombongan mendapat pemaparan mengenai konsep, strategi, hingga implementasi Jabar Corporate University. Program tersebut mengintegrasikan pengembangan kompetensi ASN dengan kebutuhan organisasi serta target pembangunan daerah.

Pendekatan Corporate University dinilai menarik karena pengembangan kompetensi tidak hanya mengandalkan pelatihan formal. Pembelajaran juga diarahkan untuk meningkatkan kinerja organisasi sekaligus membantu aparatur menyelesaikan berbagai persoalan pemerintahan.

Ketua Komisi I DPRD Kalsel, H. Rais Ruhayat, mengapresiasi inovasi BPSDM Jawa Barat dalam membangun kapasitas aparatur melalui konsep Corporate University. “Konsep Corporate University ini sangat baik karena tidak hanya berfokus pada pelatihan formal, tetapi juga memastikan kompetensi ASN yang dibangun benar-benar sesuai dengan kebutuhan organisasi dan tantangan pembangunan daerah,” ujarnya.

Menurut Rais, peningkatan kualitas SDM merupakan investasi jangka panjang yang harus terus diperkuat untuk mendukung pemerintahan yang efektif dan pelayanan publik berkualitas. Ia menilai Corporate University berpotensi menjadi instrumen strategis untuk melahirkan ASN yang unggul, berintegritas, serta mampu menjawab kebutuhan daerah.

“Kami mendukung apabila ke depan lahir inovasi serupa di Kalimantan Selatan,” kata Rais. Ia menegaskan pengembangan kompetensi ASN harus dilakukan secara terencana dan berkelanjutan agar selaras dengan kebutuhan daerah, perkembangan teknologi, serta tuntutan pelayanan publik yang terus meningkat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....