UMKM Purunque Kembangkan Anyaman Purun

  • 27 Agt 2026 13:42 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Dukungan pembinaan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan terhadap UMKM terus mendorong pelaku usaha meningkatkan kapasitas dan daya saing produk lokal. Salah satunya Purunque, UMKM binaan BI yang mengembangkan kerajinan anyaman di desa Haur gading kabupaten Hulu Sungai Utara. Selasa, 25 Agustus 2026.

Melalui pembinaan ini, Purunque tidak hanya mempertahankan kerajinan anyaman sebagai produk lokal, tetapi juga menghadirkan berbagai inovasi menjangkau pasar yang lebih luas. Anyaman purun kini dipadukan dengan dan sintetis guna menghasilkan produk yang lebih modern.

Founder Purunque, Nur Halimah, mengatakan pembinaan BI turut mendukung pengembangan produk dan peningkatan kapasitas produksi. Dukungan ini di antaranya berupa 10 unit mesin jahit dan empat lemari display dengan nilai bantuan sekitar Rp150 juta.

“Dengan dukungan binaan dari Bank Indonesia, baru kita bisa melakukan inovasi dengan sasirangan, lalu dengan kulit sintetis. Dukungan ini membantu kami mengembangkan produk agar tidak hanya bergantung pada bentuk anyaman purun konvensional,” ujarnya.

Pihaknya menyebut produk hasil inovasi ini kini semakin diminati konsumen dari berbagai wilayah di Indonesia. Pemasaran dilakukan secara langsung melalui media sosial, platform e-commerce dan juga melalui offline.

“Kami masih membutuhkan pelatihan lanjutan, khususnya untuk meningkatkan keterampilan dalam menciptakan produk inovatif yang tambah menarik. Pengembangan desain dan variasi produk tentunya penting agar kerajinan ini dapat berkembang di pasaran,” ucapnya.

Pihaknya berharap pembinaan dari BI dapat terus berlanjut agar semakin mandiri dan mampu meningkatkan kualitas produk. Dengan inovasi yang berkelanjutan, kerajinan purun tersebut diharapkan semakin dikenal dan bersaing di pasar yang lebih luas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....