UMKM Uluh Itah Kembangkan Produk Akar Bajakah
- 10 Sep 2026 14:03 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- Anisa Hidayati mengembangkan akar bajakah menjadi produk herbal merek Uluh Itah yang telah dipasarkan sejak akhir 2020.
- Usaha UMKM ini berawal dari pengalaman pribadi Anisa ketika mengalami kista dan memanfaatkan akar bajakah untuk kesehatan.
- Produk Uluh Itah diperkenalkan melalui program Ruang UMKM RRI Pro4 Banjarmasin pada tanggal 7 September 2026.
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Akar bajakah dikembangkan menjadi produk herbal oleh pelaku UMKM melalui merek Uluh Itah. Usaha milik Anisa Hidayati tersebut telah dipasarkan sejak akhir 2020.
Hal itu disampaikan Anisa dalam program Ruang UMKM RRI Pro4 Banjarmasin, Senin, 7 September 2026. Ia mengatakan usaha tersebut berawal dari pengalaman pribadinya saat mengalami kista dan menggunakan akar bajakah.
"Akar bajakah ini luar biasa manfaatnya, bahkan ketika saya sakit kista, saya disarankan dokter untuk operasi tapi saya tidak mau," ujarnya. "Jadi saya minum akar bajakah yang waktu itu dicariin abah saya di hutan dan setelah minum rutin 1 liter per hari selama 2 bulan, saya sudah dinyatakan sembuh."
Menurut Anisa, Uluh Itah mampu memasarkan sekitar 100 hingga 150 kilogram akar bajakah kering setiap bulan. Bahan baku tersebut diperoleh dari hutan di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat dengan berat awal sekitar dua kali lipat sebelum dikeringkan.
Uluh Itah menyediakan tiga jenis akar bajakah, yakni tampala, kalalawit, dan akar kuning. Tampala berwarna merah kehitaman dan mengeluarkan getah sebelum dikeringkan, sedangkan kalalawit memiliki getah bening dan akar kuning mengeluarkan getah berwarna kuning.
Produk tersebut tersedia dalam kemasan 250 gram hingga 1 kilogram untuk setiap jenis. Harganya mulai Rp30.000 untuk kemasan 250 gram hingga Rp120.000 untuk kemasan 1 kilogram.
Anisa mengatakan produk Uluh Itah dibuat dari akar bajakah tanpa bahan tambahan. Produk tersebut juga telah memperoleh sertifikasi halal pada 2025 setelah mendapat pendampingan dari Penyuluh Kemenag Banjarmasin dalam aspek halal dan pembinaan usaha.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....