Promosi lewat Medsos, Usaha Jahit Sanawiya Kian Berkembang
- 11 Jun 2026 11:05 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Berawal dari keterampilan menjahit yang dimiliki, Sanawiya (27) berhasil mengembangkan usaha rumahan yang kini dikenal hingga luar daerah. Usaha jahit yang berlokasi di Jalan Manunggal 2 Nomor 4, Kelurahan Kebun Bunga, Kota Banjarmasin, tersebut telah beroperasi sejak 2018 dan terus berkembang berkat promosi melalui media sosial.
Sanawiya mengatakan, ia memilih menjalankan usaha menjahit karena memberikan fleksibilitas waktu yang lebih baik dibandingkan bekerja dengan jam kerja tetap. Dengan usaha tersebut, ia tetap dapat mengurus keluarga sekaligus mengatur waktu operasional usahanya sesuai kebutuhan.
Menurutnya, media sosial seperti TikTok dan Instagram menjadi sarana efektif untuk memperkenalkan jasa jahit yang ditawarkannya. Melalui platform tersebut, pelanggan datang tidak saja dari Kota Banjarmasin, bahkan juga dari berbagai daerah seperti Handil Bakti, Kotabaru, dan wilayah Hulu Sungai.
Untuk pelanggan yang berada di luar kota, Sanawiya menyediakan layanan pemesanan jarak jauh. Pelanggan cukup mengirimkan ukuran badan dan model pakaian yang diinginkan. Setelah proses pengerjaan selesai, pakaian akan dikirimkan langsung ke alamat pemesan.
“Rata-rata pelanggan ada yang dari Handil Bakti, Kotabaru, sampai Hulu Sungai, kalau pelanggan yang rumahnya jauh biasanya hanya mengirim ukuran badan dan model yang diinginkan. Setelah jahitannya selesai, kami paketkan dan kirim ke alamat mereka,” ujarnya, Kamis 11 Juni 2026.
Sanawija menjelaskan, aktivitas pengambilan pesanan biasanya masih relatif sepi pada awal pekan, terutama Senin hingga Rabu. Namun, jumlah pelanggan meningkat pada Jumat dan Sabtu karena banyak pesanan yang akan digunakan untuk acara pada hari Minggu atau saat hari libur.
Adapun jenis pakaian yang paling banyak dipesan antara lain kebaya, gaun pesta, sasirangan, serta kemeja wanita. Sementara itu, pesanan pakaian pria relatif jarang diterima, kecuali untuk pasangan atau kebutuhan keluarga, karena fokus usahanya memang pada busana wanita.
Dalam menjalankan usahanya, Sanawiya dibantu oleh beberapa pekerja, terdiri atas dua penjahit, satu pemotong kain, dan satu perajin payet. Ke depan, ia berharap usaha jahit yang dirintisnya dapat terus berkembang dan semakin diminati masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....