Devin Austin Suarakan Dampak Karhutla melalui Puisi
- 13 Sep 2026 09:09 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- Sastra digunakan oleh anak muda sebagai media untuk menyuarakan dampak kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Selatan.
- Pesan tentang pemulihan dan harapan disampaikan melalui karya sastra agar masyarakat dapat bangkit dari kondisi pasca-karhutla.
- Devin Austin membacakan puisi berjudul 'Kabar Baik' dan 'Pulih' dalam program Ragam Budaya Ruang Sastra RRI Pro4 Banjarmasin pada Kamis, 10 September 2026.
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Sastra menjadi salah satu media bagi anak muda untuk menyuarakan dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan. Melalui karya sastra, pesan tentang pemulihan disampaikan agar masyarakat tetap memiliki harapan untuk bangkit dari kondisi tersebut.
Hal tersebut disampaikan Devin Austin dalam program Ragam Budaya Ruang Sastra RRI Pro4 Banjarmasin, Kamis, 10 September 2026. Dalam kesempatan tersebut, Devin membacakan dua puisi berjudul “Kabar Baik” dan “Pulih”.
Puisi “Kabar Baik” karya Devin menyoroti perjuangan para pemadam kebakaran yang berada di garis depan saat penanganan karhutla. Ia juga menggambarkan dampak yang masih berlangsung meskipun api telah berhasil dipadamkan.
“Sering kali manusia menganggap suatu masalah selesai berdasarkan apa yang terlihat sudah selesai,” ujarnya. “Contohnya kebakaran, walaupun apinya sudah padam, tapi masalahnya tidak selesai.”
Menurut Devin, dampak karhutla tidak berhenti setelah api padam. Asap, kerusakan lahan, dan kematian satwa menjadi sejumlah persoalan yang masih perlu diperhatikan.
Melalui puisi tersebut, Devin menyampaikan bahwa karhutla memiliki dampak yang luas terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat. Pesan itu kemudian dilanjutkan melalui puisi kedua berjudul “Pulih”.
Puisi “Pulih” menggambarkan kondisi masyarakat setelah bencana, termasuk menghadapi berkurangnya hujan dan kekeringan. Karya tersebut menjadi ajakan untuk melihat proses pemulihan sebagai bagian penting setelah bencana.
Devin berharap aktivitas masyarakat di Kalimantan Selatan dapat kembali berjalan seperti semula. Ia juga mengajak generasi muda untuk saling membantu menghadapi situasi sulit dengan tetap menjaga doa dan harapan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....