Kisah “Palui Jadi Kumandan” Gambarkan Semangat Cinta Tanah Air
- 19 Agt 2026 16:47 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- Kisah Palui Jadi Kumandan merepresentasikan semangat masyarakat Banjar dalam memaknai HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan rasa bangga dan cinta tanah air.
- H. Anang Syahrani menyampaikan bahwa kisah ini mencerminkan semangat belajar dan kontribusi nyata masyarakat dalam upacara bendera di kampungnya.
- Program Ragam Budaya Madihin Syair Bakisah di RRI Pro4 Banjarmasin menjadi platform untuk menyebarkan nilai-nilai nasionalisme melalui tradisi budaya lokal.
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Kisah "Palui Jadi Kumandan" menjadi gambaran semangat masyarakat Banjar dalam memaknai HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Kisah tersebut mengangkat rasa bangga, semangat berkontribusi, dan kecintaan terhadap tanah air melalui keikutsertaan dalam upacara bendera.
Hal tersebut disampaikan H. Anang Syahrani saat mengisi program Ragam Budaya Madihin Syair Bakisah RRI Pro4 Banjarmasin, Selasa, 18 Agustus 2026. Menurutnya, kisah Palui mencerminkan semangat belajar, rasa bangga, dan kecintaan masyarakat untuk berkontribusi dalam upacara bendera di kampungnya.
"Menjadi bagian yang berkontribusi dalam upacara bendera Agustusan itu suatu kebanggaan," ujarnya. “Banyak yang dipersiapkan dan sangat berat persiapannya, tidak hanya fisik, tetapi juga mental, apalagi menjadi komandan.”
Kisah tersebut menggambarkan semangat Palui saat belajar menjadi komandan upacara. Ia mempelajari dan mempersiapkan berbagai hal secara mandiri, mulai dari instruksi baris-berbaris, penghormatan, hingga kelengkapan seragam.
Menggunakan dialek Banjar khas Kalua, Palui tampil sebagai komandan unik yang memberikan instruksi dengan bahasa daerah. Hal tersebut menjadi ciri khas cerita Palui yang kental dengan budaya lokal.
Namun, ada satu hal yang luput dari persiapan Palui, yakni celananya sobek karena terlalu ketat hingga menjadi pusat perhatian. Menurut H. Anang, kejadian tersebut menjadi pelajaran bahwa segala sesuatu harus dipersiapkan dengan matang.
H. Anang Syahrani berharap semangat Palui dalam menyemarakkan kemerdekaan dapat menginspirasi masyarakat untuk turut berpartisipasi. Kisah ini juga menjadi pengingat untuk terus memupuk rasa cinta tanah air dalam kehidupan sehari-hari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....