Menjaga Konsistensi Ibadah Umat Islam di Bulan Syawal
- 04 Apr 2026 09:59 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Tantangan terbesar umat Islam setelah Ramadan adalah menjaga semangat ibadah agar tetap konsisten di bulan-bulan berikutnya. Ibadah tidak boleh hanya bersifat musiman, melainkan harus dilandasi keikhlasan kepada Allah SWT.
“Jangan sampai ibadah kita hanya karena Ramadan, tetapi karena Allah. Allah yang kita sembah di Ramadan adalah Allah yang sama di bulan Syawal dan seterusnya,” ujar Ustaz Asfiani dalam Hikmah Subuh PRO 4 RRI Banjarmasin, Jumat 3 April 2026.
Dikatakan, kesadaran akan pengawasan Allah atau muraqabah menjadi kunci utama dalam menjaga konsistensi tersebut. Meningkatkan kualitas ibadah melalui konsep musyahadah, yaitu menghadirkan rasa seolah-olah melihat Allah dalam setiap aktivitas ibadah.
"Dengan demikian, seseorang akan lebih mudah mencapai tingkat ihsan dalam beribadah," ujarnya.
Selain itu, Ustaz Asfiani juga mengingatkan tentang peran malaikat sebagai pencatat amal manusia. Setiap perkataan dan perbuatan dicatat oleh malaikat Raqib dan Atid.
"Sekecil apa pun kebaikan atau keburukan pasti akan diperhitungkan,” katanya, menegaskan.
Ustaz Asfiani juga mengajak umat untuk menyadari keterbatasan usia manusia sebagai motivasi untuk terus berbuat kebaikan. Menurutnya, waktu hidup yang singkat harus dimanfaatkan secara maksimal dengan amal saleh yang berkelanjutan.
"Salah satu tanda diterimanya ibadah adalah adanya keinginan untuk terus mengulang amal baik. Kalau setelah Ramadan kita masih ingin salat, puasa, dan bersedekah, itu tanda amal kita diterima oleh Allah,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....