Menjadi Umat Rasulullah dengan Keteladanan dan Amal Saleh
- 26 Mar 2026 20:04 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Menjadi umat Rasulullah SAW bukan sekadar pengakuan lisan, tetapi harus dibuktikan dengan amal dan sikap hidup. “Kita mengaku umat Nabi Muhammad, tapi apakah Nabi Muhammad mengakui kita sebagai umatnya? Ini yang harus kita renungkan,” kata Ustaz Drs. H. Rahmana Abdurrahman, M.Fil.I., dalam Hikmah Subuh Pro4 RRI Banjarmasin edisi Kamis, 26 Maret 2026.
Ustaz Rahmana menguraikan keistimewaan umat Nabi Muhammad SAW dibanding umat terdahulu, salah satunya adalah kesempatan pertama memasuki surga. Namun, keistimewaan itu disertai tanggung jawab untuk menjaga keimanan, amal ibadah, serta akhlak dalam kehidupan sehari-hari.
Tema yang diangkat, yakni “Kedudukan Umat Rasulullah”. Ustaz Rahmana menekankan ciri utama umat Rasulullah adalah pandai bersyukur dalam segala keadaan.
“Umat Nabi Muhammad itu cirinya bersyukur, bukan hanya di lisan, tapi juga dalam hati dan perbuatan,” ujarnya
Ustaz Rahmana mencontohkan sikap syukur melalui hal sederhana dalam kehidupan, termasuk saat menghadapi musibah kecil. Menurutnya, sikap menerima dan tetap bersyukur akan mendatangkan keberkahan serta menambah nikmat dari Allah SWT.
Beberapa pendengar Hikmah Subuh menyampaikan pertanyaan dan pengalaman, salah satunya abah Sofyan dari Pelaihari. Pertanyaan mengenai pemahaman ibadah dan fenomena di masyarakat yang terkadang hanya mengandalkan “ingat” tanpa menjalankan kewajiban salat secara sempurna.
Menanggapi hal tersebut, ustaz Rahmana menegaskan bahwa ibadah tidak cukup hanya dengan niat atau ingatan semata. Ibadah harus diwujudkan dalam praktik nyata sesuai ajaran Rasulullah.
“Ibadah itu ada tuntunannya, tidak cukup hanya merasa ingat kepada Allah tanpa menjalankan perintah-Nya,” ucapnya, menegaskan.
Di akhir siaran, ustaz mengingatkan pentingnya menjaga kualitas diri sebagai umat Rasulullah, dengan memperbanyak syukur, sabar, serta konsisten dalam menjalankan ibadah. Harapannya, setiap Muslim tidak hanya mengaku sebagai umat Nabi Muhammad, tetapi benar-benar diakui oleh beliau di akhirat kelak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....