Hari Ozon Sedunia 16 September, Begini Sejarahnya

  • 16 Sep 2026 11:46 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Hari Ozon Sedunia diperingati setiap 16 September untuk mengingatkan pentingnya perlindungan lapisan ozon. Peringatan tersebut berkaitan erat dengan lahirnya Protokol Montreal yang menjadi tonggak kerja sama internasional dalam mengatasi kerusakan lapisan ozon.

Dikutip dari laman unep.org, Perserikatan Bangsa-Bangsa menetapkan 16 September sebagai Hari Internasional untuk Pelestarian Lapisan Ozon pada 19 Desember 1994. Penetapan tersebut untuk memperingati penandatanganan Protokol Montreal tentang Zat-Zat yang Merusak Lapisan Ozon pada 16 September 1987.

Protokol Montreal menjadi kesepakatan internasional untuk mengendalikan produksi dan konsumsi berbagai zat yang merusak lapisan ozon. Perjanjian tersebut kemudian terus berkembang melalui berbagai penyesuaian dan amandemen untuk merespons perkembangan ilmu pengetahuan serta tantangan lingkungan.

Upaya perlindungan lapisan ozon sebelumnya diawali dengan meningkatnya perhatian ilmiah terhadap dampak zat perusak ozon. Pada 1985, negara-negara mengadopsi Konvensi Wina untuk Perlindungan Lapisan Ozon sebagai kerangka kerja internasional sebelum Protokol Montreal disepakati dua tahun kemudian.

Sejak diberlakukannya Protokol Montreal, negara-negara secara bertahap mengurangi penggunaan berbagai zat perusak ozon. UNEP menyebut kesepakatan tersebut menjadi contoh kerja sama internasional yang mampu menghasilkan langkah nyata dalam melindungi lapisan ozon.

Pada 2026, Hari Ozon Sedunia mengusung tema “Global Action for a Cooler Planet” atau aksi global untuk planet yang lebih sejuk. Tema tersebut sekaligus menandai 10 tahun Amandemen Kigali yang diadopsi pada 2016 untuk mengurangi penggunaan hidrofluorokarbon atau HFC, gas rumah kaca yang memiliki potensi pemanasan global tinggi.

Melalui tema tersebut, UNEP menyoroti pentingnya pengembangan sistem pendinginan yang lebih efisien dan berkelanjutan. Upaya itu diarahkan untuk melindungi lapisan ozon sekaligus membantu mengurangi dampak perubahan iklim.

Hari Ozon Sedunia menjadi momentum untuk mengingat kembali pentingnya kerja sama global dalam menjaga lapisan ozon. Peringatan setiap 16 September juga mendorong negara, industri, dan masyarakat untuk terus mendukung penggunaan teknologi yang lebih aman bagi lingkungan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....