Hari Penerjemahan Internasional Dorong Komunikasi Lintas Bahasa
- 30 Sep 2026 14:16 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- Hari Penerjemahan Internasional diperingati setiap tanggal 30 September untuk menghargai kontribusi profesional bahasa dalam menghubungkan masyarakat dunia.
- Penerjemah, juru bahasa, dan ahli terminologi memainkan peran krusial dalam memfasilitasi dialog, pemahaman, kerja sama, pembangunan, dan perdamaian internasional.
- Profesional bahasa diperlukan untuk menjaga kejelasan dan produktivitas dalam komunikasi internasional dan antarmanusia menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa.
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Hari Penerjemahan Internasional diperingati setiap 30 September sebagai momentum menghargai peran profesional bahasa dalam menghubungkan masyarakat dunia. Penerjemah, juru bahasa, dan ahli terminologi berperan dalam memfasilitasi dialog, pemahaman, kerja sama, pembangunan, serta perdamaian dunia.
Dikutip dari laman resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), profesional bahasa mencakup penerjemah, juru bahasa, dan ahli terminologi. Peran mereka diperlukan untuk menjaga kejelasan dan produktivitas dalam komunikasi internasional maupun antarmanusia.
Penerjemahan mencakup pengalihan karya sastra, ilmiah, dan teknis dari satu bahasa ke bahasa lainnya. Kegiatan tersebut membantu memastikan informasi dapat dipahami dengan tepat oleh masyarakat yang memiliki latar belakang bahasa berbeda.
Majelis Umum PBB menetapkan 30 September sebagai Hari Penerjemahan Internasional melalui Resolusi 71/288 pada 24 Mei 2017. Resolusi tersebut menyoroti peran profesional bahasa dalam menghubungkan bangsa serta mendorong perdamaian, pemahaman, dan pembangunan.
Tanggal 30 September dipilih bertepatan dengan peringatan Santo Jerome yang dikenal sebagai santo pelindung para penerjemah. Santo Jerome merupakan penerjemah Alkitab yang meninggal di dekat Betlehem pada 30 September 420.
| Baca juga: Hari Kereta Api Nasional, Begini Sejarahnya |
PBB juga menempatkan multibahasa sebagai bagian penting dalam komunikasi, integrasi sosial, pendidikan, dan pembangunan. Keberagaman bahasa turut mendukung dialog antarbudaya, pelestarian warisan budaya, serta pembangunan masyarakat berbasis pengetahuan.
Peringatan Hari Penerjemahan Internasional menjadi momentum untuk menghargai pekerjaan profesional bahasa di tengah keberagaman masyarakat dunia. Peran penerjemah dan profesional bahasa turut membantu menciptakan komunikasi yang lebih jelas, inklusif, dan saling memahami.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....