Banjarmasin Dilanda Panas Ekstrem, Wali Kota Ingatkan Bahaya Kebakaran
- 18 Agt 2026 16:28 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- Cuaca panas ekstrem di Kota Banjarmasin meningkatkan risiko kebakaran permukiman, terutama akibat korsleting listrik.
- Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan tidak menganggap sepele kondisi cuaca panas.
- Pemerintah Kota Banjarmasin mengantisipasi potensi memburuknya kemarau akibat fenomena El Nino yang mungkin terjadi.
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Cuaca panas ekstrem yang melanda Kota Banjarmasin di tengah musim kemarau membuat Pemerintah Kota Banjarmasin meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran. Salah satu yang menjadi perhatian serius adalah potensi kebakaran permukiman warga akibat korsleting listrik.
Wali Kota Banjarmasin, H. M. Yamin HR, meminta masyarakat tidak menganggap sepele kondisi cuaca yang semakin panas. Terlebih, Pemko Banjarmasin mengantisipasi ancaman fenomena El Nino yang berpotensi memperparah kondisi kemarau.
“Kondisi saat ini memang panasnya sudah luar biasa. Sebagaimana pernah disampaikan oleh BPBD, kita akan menghadapi yang namanya fenomena El Nino,” ujar Yamin.
Menurut Yamin, tingginya suhu udara harus diikuti dengan peningkatan kewaspadaan warga, terutama dalam penggunaan listrik di rumah. Instalasi listrik yang bermasalah dinilai dapat meningkatkan risiko terjadinya korsleting dan memicu kebakaran.
“Kami berharap kepada seluruh masyarakat agar berhati-hati dalam penggunaan listrik karena rawan terjadi korsleting. Masalah instalasi listrik ini harus sangat diperhatikan,” ucapnya.
Yamin juga meminta PLN tidak hanya menunggu laporan gangguan dari masyarakat. Pemeriksaan terhadap jaringan listrik, kabel, dan infrastruktur kelistrikan di ruang publik dinilai perlu dilakukan secara aktif untuk mencegah potensi kebakaran.
“Kami juga meminta instansi terkait, khususnya PLN, untuk mengecek kondisi perlistrikan dan kabel-kabel yang ada di Kota Banjarmasin,” katanya. “Risiko korsleting tidak hanya di rumah warga, tetapi bisa terjadi di mana saja.”
Di sisi lain, Yamin turut menyoroti persoalan pemadaman listrik yang masih dikeluhkan masyarakat. Pemadaman secara mendadak dinilai tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga berpotensi menyebabkan kerusakan pada sejumlah perangkat elektronik.
Pemko Banjarmasin, kata Yamin, telah melakukan komunikasi dengan jajaran PLN, baik di tingkat daerah maupun pusat, untuk mencari solusi atas persoalan tersebut. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pelayanan listrik kepada masyarakat dapat berjalan lebih baik.
“Di tengah seringnya pemadaman listrik ini, kita terus berkomunikasi dengan pihak PLN. Harapannya pemadaman ini bisa sesegera mungkin diakhiri,” ujarnya.
Yamin menegaskan, jika pemadaman memang harus dilakukan, PLN harus memberikan informasi kepada masyarakat jauh-jauh hari. Pemberitahuan lebih awal dinilai penting agar warga dapat mengantisipasi dampak pemadaman terhadap peralatan elektronik maupun aktivitas sehari-hari.
“Masyarakat menuntut adanya pemberitahuan,” ucapnya. “Harapan kita, jika memang terjadi pemadaman, satu atau dua hari sebelumnya sudah ada pengumuman yang disampaikan ke publik agar tidak menimbulkan kerusakan pada perangkat elektronik warga.”
Ia menambahkan, Pemko Banjarmasin telah meminta Sekretaris Daerah Banjarmasin untuk berkoordinasi langsung dengan manajemen PLN hingga tingkat pusat. Koordinasi tersebut dilakukan untuk menyampaikan sejumlah persoalan kelistrikan yang menjadi perhatian masyarakat.
“Kami sudah meminta Pak Sekda untuk menemui manajer PLN, bahkan hingga ke tingkat pusat,” ujar Yamin. “Tujuannya untuk menyampaikan poin-poin krusial ini demi kenyamanan warga Banjarmasin.”
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....