Cuaca Panas Kemarau, Waspadai Gejala Dehidrasi
- 01 Agt 2026 15:06 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- Cuaca panas selama musim kemarau di Banjarmasin dan sejumlah daerah Indonesia meningkatkan risiko dehidrasi akibat peningkatan pengeluaran cairan tubuh melalui keringat.
- Dehidrasi adalah kondisi ketika tubuh kehilangan lebih banyak cairan daripada yang diterima dan dapat dialami oleh semua kelompok usia tanpa terkecuali.
- Masyarakat perlu menjaga asupan cairan harian untuk mencegah dehidrasi dan mengatasi risiko kesehatan akibat suhu udara yang tinggi.
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Cuaca panas yang melanda Kota Banjarmasin dan sejumlah daerah di Indonesia selama musim kemarau membuat masyarakat perlu lebih waspada terhadap risiko dehidrasi. Suhu udara yang tinggi dapat meningkatkan pengeluaran cairan tubuh melalui keringat sehingga kebutuhan cairan harian harus tetap terpenuhi.
Dehidrasi merupakan kondisi ketika tubuh kehilangan lebih banyak cairan daripada yang diterima. Kondisi ini dapat dialami oleh semua kelompok usia, mulai dari bayi, anak-anak, orang dewasa, hingga lanjut usia.
Dilansir dari kemkes.go.id, gejala dehidrasi dapat berbeda-beda tergantung tingkat keparahannya. Akibatnya, tidak sedikit orang yang baru menyadari tubuhnya kekurangan cairan setelah muncul keluhan yang mengganggu aktivitas.
Beberapa gejala dehidrasi yang perlu diwaspadai antara lain pusing, tubuh terasa lelah atau kurang bertenaga, frekuensi buang air kecil yang lebih jarang, serta mulut, bibir, dan mata yang terasa kering. Apabila kondisi ini tidak segera ditangani, dehidrasi dapat meningkatkan risiko gangguan fungsi ginjal, batu ginjal, hingga kerusakan otot.
Untuk mencegah dehidrasi, orang dewasa dianjurkan mengonsumsi sekitar dua liter air putih setiap hari. Selain dari minuman, sekitar 20 persen kebutuhan cairan tubuh juga dapat diperoleh dari makanan yang kaya kandungan air, seperti semangka dan bayam.
Masyarakat juga diimbau menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta mengurangi aktivitas di bawah terik matahari dalam waktu yang lama apabila tidak diperlukan. Saat beraktivitas di luar ruangan, usahakan selalu membawa air minum agar kebutuhan cairan tubuh tetap terpenuhi.
Apabila mengalami gejala dehidrasi yang tidak kunjung membaik atau disertai keluhan yang semakin berat, segera periksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat. Penanganan yang cepat dan tepat dapat membantu mencegah komplikasi akibat kekurangan cairan tubuh.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....