Pelanggan WNA Bule KAI Divre II Tumbuh Positif
- 05 Okt 2026 15:14 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Minat warga negara asing (WNA) atau Bule menggunakan layanan kereta api lokal di wilayah operasional PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumbar menunjukkan perkembangan positif. Hingga Agustus 2026, KAI Divre II Sumbar mencatat sebanyak 5.427 pelanggan WNA, meningkat 6,70 persen dibandingkan periode Januari–Agustus 2025 yang tercatat sebanyak 5.086 pelanggan.
Pertumbuhan tersebut menunjukkan bahwa layanan kereta api lokal turut menjadi bagian dari pilihan mobilitas. Yaitu bagi WNA selama berada di Sumatera Barat.
Selain memberikan akses transportasi antarkawasan, keberadaan layanan kereta api lokal juga mendukung konektivitas. Yaitu menuju sejumlah wilayah yang memiliki potensi pariwisata, ekonomi, dan aktivitas masyarakat.
Secara historis, jumlah pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar juga mengalami perkembangan yang signifikan. Berdasarkan data rekapitulasi, pada 2022 tercatat 1.007 pelanggan WNA, kemudian meningkat menjadi 4.225 pelanggan pada 2023, atau tumbuh 319,57 persen. Pertumbuhan kembali terjadi pada 2024 dengan jumlah 10.169 pelanggan, meningkat 140,69 persen dibandingkan 2023. Pada 2025, jumlah pelanggan WNA tercatat 6.997 pelanggan.
Sementara itu, hingga Agustus 2026 jumlah pelanggan WNA telah mencapai 5.427 pelanggan, atau sekitar 77,56 persen dari total pelanggan WNA sepanjang 2025. Capaian tersebut dicatat hanya dalam delapan bulan pertama 2026 dan masih menyisakan empat bulan periode pencatatan hingga akhir tahun.
Kepala Humas KAI Divre II Sumbar Reza Shahab mengatakan, pertumbuhan pelanggan WNA menjadi salah satu indikator positif. Yaitu bahwa layanan kereta api lokal memiliki peran dalam mendukung mobilitas masyarakat internasional di Sumatera Barat.
“Pertumbuhan pelanggan WNA sebesar 6,70 persen pada periode Januari hingga Agustus 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya menjadi gambaran positif terhadap pemanfaatan layanan kereta api lokal. Ini menunjukkan bahwa kereta api tidak hanya digunakan oleh masyarakat lokal, tetapi juga menjadi salah satu pilihan transportasi bagi wisatawan mancanegara selama berada di Sumatera Barat,” ujar Reza kepada RRI, Senin 5 Oktober 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....