Prediksi, 700 Ribu Wisatawan Masuk Bandung saat Lebaran 1447

  • 02 Mar 2026 13:21 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Sekitar 600 hingga 700 ribu wisatawan diprediksi akan memasuki Kota Bandung selama libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Meski jumlahnya besar, angka tersebut diperkirakan tidak akan setinggi momentum libur Tahun Baru.

‎Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menjelaskan perbedaan pola pergerakan masyarakat antara libur Tahun Baru dan Lebaran. Saat Tahun Baru, tidak terjadi arus mudik keluar kota sehingga sebagian besar masyarakat memilih berlibur ke Bandung. Sementara pada momen Lebaran, arus kendaraan terpecah ke berbagai jalur mudik seperti Pantura, Garut, Tasikmalaya, hingga Jawa Tengah.

‎“Kalau Tahun Baru biasanya tidak ada arus mudik keluar kota, sehingga hampir semua berlibur ke Bandung. Saat Lebaran, arusnya terpecah ke jalur mudik Pantura, Garut, Tasikmalaya, hingga Jawa Tengah,” ujar Farhan usai mengikuti Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Ketupat Lodaya 2026 tingkat Mabes Polri secara daring melalui Zoom Meeting di Aula Mapolrestabes Bandung, Senin 2 Februari 2026.

‎Berdasarkan evaluasi tahun sebelumnya, pergerakan masyarakat yang masuk ke Bandung selama libur Idulfitri berkisar antara 600 ribu hingga 700 ribu orang. Bandung dinilai memiliki karakter unik sebagai kota tujuan wisata sekaligus kota transit menuju sejumlah destinasi favorit di wilayah Bandung Raya.

‎“Bandung ini kota tujuan wisata sekaligus kota transit. Mau ke Ciwidey atau ke Lembang pasti lewat pusat Kota Bandung. Artinya, beban lalu lintas dan mobilitas masyarakat akan sangat tinggi,” jelasnya.

Kawasan wisata seperti Ciwidey dan Lembang diprediksi menjadi titik kepadatan, selain pusat Kota Bandung sendiri. Lonjakan kendaraan menuju lokasi wisata tersebut berpotensi menimbulkan kemacetan di sejumlah ruas jalan utama.

‎Mengantisipasi potensi kepadatan dan gangguan keamanan, Pemkot Bandung akan memperkuat koordinasi lintas sektor, khususnya dengan jajaran kepolisian. Farhan menegaskan pihaknya akan berkoordinasi dengan Polrestabes Bandung untuk mengidentifikasi titik-titik rawan kemacetan maupun potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

‎“Kita akan identifikasi lebih lanjut titik rawannya. Prinsipnya, Kota Bandung siap siaga,” tegasnya.

‎Kesiapan infrastruktur, pengaturan lalu lintas, hingga pengamanan kawasan strategis menjadi fokus utama dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026. Langkah ini dilakukan untuk memastikan masyarakat yang merayakan Idulfitri, baik warga maupun wisatawan, dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.

‎Selain fokus pada pengamanan arus wisata dan lalu lintas, Pemerintah Kota Bandung juga tengah menyiapkan program mudik gratis bagi warga. Program tersebut direncanakan menyediakan sekitar 15 hingga 20 unit bus yang akan melayani sejumlah tujuan di wilayah Jawa Barat.

‎“Insyaallah ada. Sekitar 15 sampai 20 bus. Tujuannya seputaran Jawa Barat. Kalau ke Jawa Tengah perlu izin tersendiri,” tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....