Unggul 2-0, Filipina Dipaksa Pakistan Berbagi Poin
- 29 Sep 2026 20:25 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Timnas Pakistan menunjukkan semangat pantang menyerah saat menghadapi Filipina pada pertandingan kedua Grup B FIFA ASEAN Cup 2026. Sempat unggul dua gol pada babak pertama, Filipina justru harus puas bermain imbang 2-2 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa, 29 September 2026.
Filipina langsung mengambil inisiatif serangan sejak pertandingan dimulai. Tim asuhan Carlos Cuadrat tersebut mampu mendominasi penguasaan bola lebih dari 60 persen dan beberapa kali memberikan tekanan ke pertahanan Pakistan.
Dominasi Filipina akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-24. Sandro Reyes berhasil memanfaatkan peluang untuk membawa Filipina unggul 1-0. Gol tersebut membuat permainan Filipina semakin berkembang dan tekanan ke pertahanan Pakistan terus dilakukan.
Delapan menit kemudian, Filipina mendapatkan hadiah penalti setelah pemain Pakistan melakukan pelanggaran di dalam kotak penalti. Bjorn Kristensen yang dipercaya sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan baik dan menggandakan keunggulan Filipina menjadi 2-0 pada menit ke-32.
Keunggulan tersebut bertahan hingga babak pertama berakhir. Filipina pun masuk ruang ganti dengan modal keunggulan dua gol setelah tampil dominan sepanjang 45 menit pertama.
Namun, situasi berubah drastis setelah pertandingan memasuki babak kedua. Pakistan tampil lebih agresif dan langsung memberikan tekanan kepada pertahanan Filipina. Pada menit ke-47, Ali Akbar berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 melalui sebuah skema serangan yang memanfaatkan umpan terobosan.
Gol tersebut membuat kepercayaan diri Pakistan meningkat. Sebaliknya, Filipina mulai kesulitan mempertahankan kontrol permainan seperti yang mereka tunjukkan pada babak pertama.
Pada menit ke-62, Pakistan akhirnya berhasil menyamakan kedudukan. Kesalahan lini belakang Filipina dimanfaatkan Shahzad Abdul yang merebut bola sebelum melepaskan penyelesaian ke arah gawang. Kiper Filipina, Kevin Ray Mendoza, tidak mampu mengantisipasi bola tersebut sehingga skor berubah menjadi 2-2.
Setelah kedudukan kembali imbang, Filipina mencoba merespons dengan melakukan tiga pergantian pemain sekaligus hanya satu menit setelah gol penyama kedudukan Pakistan. Perubahan tersebut dilakukan untuk meningkatkan intensitas serangan dan mencari gol kemenangan.
Filipina terus memberikan tekanan hingga menit-menit akhir pertandingan. Salah satu peluang datang pada menit ke-82 melalui Nishioka Kenji dari situasi bola mati. Namun, tendangannya masih mampu ditepis oleh kiper Pakistan.
Hingga pertandingan berakhir, Filipina tidak mampu mencetak gol tambahan. Pakistan berhasil mempertahankan skor 2-2 dan membawa pulang satu poin setelah melakukan comeback pada babak kedua.
Hasil tersebut membuat Filipina dan Pakistan sama-sama mengoleksi satu poin di Grup B FIFA ASEAN Cup 2026. Filipina untuk sementara berada di posisi ketiga, sedangkan Pakistan menempati posisi terbawah klasemen.
Pelatih Filipina Carlos Cuadrat mengaku sangat kecewa dengan hasil akhir pertandingan. Menurutnya, Filipina memiliki kesempatan untuk mencetak lebih banyak gol pada babak pertama dan seharusnya mampu mengamankan pertandingan setelah unggul dua gol.
“Ya, sangat kecewa dengan hasilnya. Saya rasa kami memainkan babak pertama yang sangat bagus. Seharusnya di babak pertama kami bisa mencetak tiga atau empat gol, tapi sayangnya kami tidak mencetak cukup gol. Kami unggul 2-0 di waktu istirahat,” ujar Carlos Cuadrat usai laga.
Cuadrat mengatakan dirinya bersama tim telah mengingatkan para pemain di ruang ganti agar tetap serius dan fokus pada babak kedua. Ia juga menekankan pentingnya mencetak gol tambahan karena selisih gol dapat menjadi faktor penting dalam persaingan di turnamen tersebut.
“Dan kami berbicara di ruang ganti, kami berbicara tentang tetap bermain serius, tetap fokus pada pertandingan, mengincar lebih banyak gol karena selisih gol itu penting di kompetisi ini,” katanya.
Namun, rencana tersebut tidak berjalan sesuai harapan. Cuadrat menilai timnya mengalami penurunan konsentrasi yang sangat signifikan pada 15 menit awal babak kedua hingga akhirnya Pakistan mampu mengejar ketertinggalan dua gol.
“Tapi kami mengalami diskoneksi. Kami mengalami 15 menit yang sangat, sangat buruk di awal babak kedua. Dan itu cukup menyedihkan karena saya rasa kami telah memainkan sepak bola yang sangat bagus selama lebih dari dua jam, ya, pertandingan pertama dan babak pertama pertandingan ini,” tutur Cuadrat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....