Hydroplus Soccer League Dinilai Perkuat Pembinaan Sepak Bola Putri Nasional
- 16 Mei 2026 12:31 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Direktur Program Hydroplus Soccer League, Teddy Tjahjono, menilai kompetisi sepak bola putri usia muda di Bandung menunjukkan perkembangan yang sangat positif. Persaingan ketat hingga pekan terakhir menjadi bukti meningkatnya kualitas tim-tim peserta dalam ajang tersebut.
Menurut Teddy, perebutan posisi juara di kelompok usia 15 tahun berlangsung sengit hingga pertandingan terakhir. Situasi tersebut memperlihatkan bahwa kompetisi berjalan secara sehat dan kompetitif antar sekolah sepak bola yang terlibat.
“Kita bisa melihat bahwa persaingan, apalagi di U-15 tadi, masih terjadi perebutan di posisi 1, 2, dan 3. Jadi ini menunjukkan bahwa competitiveness dari Hydroplus Soccer League di Bandung ini sangat kompetitif sebenarnya,” ujar Teddy saat ditemui usai pertandingan final.Pusdikpom Soegiri Infini Arena, Cimahi, Jawa Barat.Sabtu 16 Mei 2026.
Ia menilai ketatnya persaingan menjadi indikator baik bagi perkembangan sepak bola putri di Indonesia. Teddy menyebut setiap tim tampil serius dan menunjukkan peningkatan kualitas permainan sepanjang kompetisi berlangsung.
“Ini menjadi tanda yang sangat baik bahwa tim-tim yang berkompetisi di Liga Hydroplus ini berkompetisi dengan sangat ketat sebenarnya,” katanya.
Teddy juga menyoroti tingginya antusiasme peserta dan masyarakat terhadap HYDROPLUS SOCCER LEAGUE. Menurutnya, liga tersebut menjadi kompetisi putri kelompok umur pertama yang berjalan secara berkelanjutan di Indonesia.
“Hydroplus Soccer League ini baru pertama kali dilakukan di Indonesia. Dan ini adalah, mungkin kami rasa, satu-satunya liga putri yang berjalan di Indonesia untuk kelompok umur,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, HYDROPLUS SOCCER LEAGUE merupakan kelanjutan dari program pembinaan MilkLife Soccer Challenge yang telah memasuki tahun ketiga. Kompetisi ini diharapkan menjadi wadah lanjutan bagi pemain muda putri untuk terus mengembangkan kemampuan mereka di level yang lebih tinggi.
“Ini sebenarnya adalah program yang berkesinambungan dari MilkLife Soccer Challenge yang sudah masuk tahun ketiga di tahun ini,” jelas Teddy.
Menurut Teddy, keberadaan kompetisi berjenjang sangat penting untuk menjaga proses pembinaan atlet muda. Dengan adanya liga yang rutin digelar, para pemain memiliki kesempatan lebih besar untuk meningkatkan pengalaman bertanding dan kualitas permainan.
“Ini sangat penting untuk jenjang pembinaan berikutnya dari adik-adik kita dari MilkLife Soccer Challenge untuk terus bisa mempunyai wadah, untuk terus bisa bermain sepak bola,” tuturnya.
Ia menambahkan, para pemain juga mendapat peluang memperkuat kemampuan melalui sekolah sepak bola yang berkompetisi di HYDROPLUS SOCCER LEAGUE. Dengan frekuensi pertandingan yang tinggi, perkembangan teknik dan mental bertanding dinilai akan lebih cepat terbentuk.
“Anak-anak bisa terus meningkatkan kualitas kemampuannya untuk bisa bermain sepak bola dengan mengikuti SSB yang berkompetisi di Hydroplus Soccer League ini,” katanya.
Teddy mengungkapkan bahwa peningkatan kualitas peserta terlihat jelas sejak pekan pertama hingga pekan terakhir kompetisi. Ia menyebut seluruh pemangku kepentingan sepak bola turut melihat perkembangan signifikan dari para pemain maupun tim peserta.
“Kita semua stakeholder sepak bola melihat bahwa dari pekan pertama sampai dengan pekan terakhir hari ini kualitas peserta itu meningkat pesat. Dan semakin ke sini juga semakin kompetitif,” ujarnya.
Ia optimistis HYDROPLUS SOCCER LEAGUE dapat menjadi fondasi penting bagi kemajuan sepak bola putri Indonesia di masa depan. Teddy menegaskan pihak penyelenggara berkomitmen menjaga keberlangsungan liga dalam jangka panjang demi menciptakan pemain-pemain putri berkualitas untuk level nasional maupun internasional.
“Dengan komitmen jangka panjang, tentu akan meningkatkan kualitas dari pemain-pemain putri kita sebenarnya,” tanda Teddy.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....