Bentrokan di Sejumlah Wilayah, Polisi Imbau Suporter di Jabar Tetap Kondusif

  • 13 Mei 2026 14:17 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Polisi mengimbau seluruh pendukung sepak bola khususnya di Jawa Barat untuk menjaga situasi tetap kondusif pasca pertandingan antara Persib Bandung dan Persija Jakarta. Imbauan itu disampaikan menyusul terjadinya bentrokan antar suporter di sejumlah wilayah Pantura Jawa Barat.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, insiden bentrokan dilaporkan terjadi di beberapa daerah seperti Karawang, Purwakarta, dan Cirebon usai laga yang dimenangkan Persib dengan skor 2-1 tersebut.

“Di beberapa wilayah jalur Pantura seperti Karawang, Purwakarta hingga Cirebon memang sempat terjadi aksi bentrok antarpendukung. Kami berharap seluruh pihak, baik aparat keamanan maupun masyarakat dapat menahan diri agar tidak terjadi korban maupun kerusakan fasilitas umum,” kata Hendra, Rabu 13 Mei 2026.

Menurutnya, kondisi dukungan sepak bola di Jawa Barat memiliki karakteristik tersendiri. Ia menyebut mayoritas masyarakat mendukung Persib Bandung, namun di sejumlah wilayah Pantura juga terdapat kelompok pendukung Persija Jakarta.

“Persib ini bukan hanya milik warga Kota Bandung, tetapi didukung masyarakat di seluruh Jawa Barat. Namun di beberapa daerah Pantura ada juga kelompok masyarakat yang menjadi pendukung Persija,” ujarnya.

Polda Jabar juga mengingatkan masyarakat agar merayakan kemenangan tim secara tertib dan tidak mengganggu keamanan maupun ketertiban lalu lintas. Polisi menyoroti adanya aksi konvoi yang disertai penggunaan flare, kebut-kebutan, hingga mencegat kendaraan di jalan raya.

Hendra meminta para suporter menghindari tindakan yang membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya saat merayakan kemenangan tim kesayangannya. Ia berharap euforia kemenangan dapat dirayakan dengan lebih tertib dan bermartabat, sehingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Jawa Barat terjaga.

“Kami tentu mendukung antusiasme masyarakat dalam merayakan kemenangan. Tetapi aksi seperti mencegat lalu lintas, menyalakan flare, dan kebut-kebutan di jalan raya harus dihindari demi keselamatan bersama,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....