Persib Hadapi PSM di Laga Krusial tanpa Hodak, Barba, dan Lucho
- 12 Mei 2026 21:05 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Persib Bandung menghadapi ujian besar saat melakoni laga tandang kontra PSM Makassar pada pekan ke-33 Super League 2025/2026, di Stadion B.J. Habibie, Parepare, Minggu, 17 Mei 2026. Laga itu menjadi salah satu duel krusial bagi Maung Bandung dalam menjaga target mereka di penghujung musim kompetisi.
Namun, tim asal Kota Bandung tersebut dipastikan tampil pincang. Tiga figur penting dalam skuat Persib harus absen karena sanksi akumulasi kartu kuning, yakni pelatih kepala Bojan Hodak, bek andalan Federico Barba, serta gelandang kreatif Luciano Guaycochea. Absennya ketiga sosok tersebut jelas menjadi tantangan tambahan bagi tim yang tengah berusaha menjaga konsistensi performa.
Federico Barba dan Luciano Guaycochea sama-sama menerima kartu kuning keempat saat Persib berhadapan dengan Persija Jakarta di Stadion Segiri, Samarinda, pada Minggu, 10 Mei 2026. Akumulasi tersebut otomatis membuat keduanya harus menepi pada laga berikutnya sesuai regulasi kompetisi yang berlaku.
Bagi Barba, hukuman ini menjadi pengalaman pertamanya sepanjang musim harus absen akibat akumulasi kartu. Bek asal Italia itu sebelumnya dikenal cukup disiplin dalam menjaga permainan. Situasi berbeda dialami Luciano Guaycochea. Gelandang serang asal Argentina tersebut sebelumnya sudah dua kali harus menepi lantaran hukuman kartu merah yang didapat dalam pertandingan terdahulu.
Di sisi lain, absennya Bojan Hodak juga menjadi perhatian besar. Pelatih asal Kroasia tersebut menerima kartu kuning keenam musim ini, yang membuatnya harus kembali menjalani larangan mendampingi tim dari tepi lapangan.
Ini menjadi kali ketiga Hodak terkena sanksi serupa setelah sebelumnya absen saat Persib menghadapi Malut United di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, pada 14 Desember 2025, serta ketika menjamu Madura United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada 26 Februari 2026.
Meski demikian, Hodak menegaskan timnya tidak boleh kehilangan fokus. Menurutnya, dua pertandingan terakhir musim ini akan sangat menentukan dan seluruh pemain dituntut tampil maksimal tanpa bergantung pada hasil tim lain.
Ia meminta anak asuhnya tetap waspada, terutama saat menghadapi tekanan besar dalam laga tandang melawan sang tuan Juku Eja julukan tim PSM Makassar.
“Kami memiliki dua pertandingan lagi jadi kami harus berhati-hati, setelah itu (hasilnya) hanya bergantung pada diri kami sendiri, bukan orang lain,” ujar Bojan Hodak, Minggu, 10 Mei 2026.
Dengan segala keterbatasan yang ada, pertandingan melawan PSM diprediksi berlangsung ketat. Pangeran Biru dituntut membuktikan kedalaman skuat mereka mampu menutup absennya sejumlah pilar penting demi membawa pulang hasil positif dari Parepare.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....