Plt PSSI Jabar Sosialisasikan Program Strategis 2026
- 28 Jan 2026 14:02 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID,Bandung- Memasuki hampir satu bulan kepengurusan PSSI Provinsi Jawa Barat di bawah Pelaksana Tugas (Plt), jajaran pengurus mengawali langkahnya dengan menggelar sosialisasi dan pemaparan program kerja untuk satu tahun ke depan. Agenda ini menjadi bagian dari konsolidasi organisasi guna menyatukan visi pembinaan sepak bola di Jawa Barat.
Sosialisasi kedua tersebut dihadiri 63 dari total 94 klub anggota PSSI Provinsi Jawa Barat dan digelar di Gedung PSSI Jawa Barat, Jalan Lodaya, Selasa 27 Januari 2026. Sebelumnya, kegiatan serupa juga telah dilaksanakan bersama pimpinan PSSI kabupaten dan kota se-Jawa Barat di tempat yang sama, Sabtu 24 Januari 2026.
Pemaparan program kerja tahun 2026 disampaikan langsung oleh Plt Sekretaris Jenderal PSSI Provinsi Jawa Barat, Muhammad Jailani Saputra. Ia menjelaskan bahwa sejumlah program telah disusun secara komprehensif dan siap dijalankan sepanjang tahun 2026.
Berbagai program strategis dipaparkan, di antaranya kompetisi berjenjang kelompok usia, turnamen andalan Copa Jabar, Liga Jabar Istimewa, hingga pengembangan sumber daya manusia (SDM). Pengembangan SDM tersebut menyasar perangkat pertandingan, pelatih, wasit, serta match commissioner.
“Kenapa kita harus berkumpul seperti yang sudah kita laksanakan bersama pimpinan PSSI kabupaten/kota serta klub, selain perkenalan PSSI Jawa Barat yang saat ini dijalankan oleh Plt, kami juga menyampaikan program yang akan kita laksanakan,” kata pria yang akrab disapa Bang Jae itu.
Baca Juga: Kurzawa dan Dion Dipastikan Tidak Diboyong ke Solo
Ia mengaku terkesan dengan antusiasme yang ditunjukkan oleh PSSI kabupaten/kota maupun klub-klub anggota terhadap program yang dipaparkan. Menurutnya, respons positif tersebut menjadi modal penting untuk menjalankan agenda pembenahan sepak bola Jawa Barat selama 2026.
“Di situ kami menjelaskan tujuan kompetisi U-12 dan U-14, Copa Jabar, serta Liga Jabar Istimewa. Kami juga menyampaikan rencana verifikasi klub, mulai dari tata kelola, struktur organisasi, sarana prasarana, pembinaan, pelatih, hingga kemampuan finansial. Tujuannya agar klub berbenah, bukan hanya ikut kompetisi. Kalau kompetisinya sehat dan klubnya sehat, sponsor pasti tertarik,” ujarnya.
Bang Jae menambahkan, PSSI Provinsi Jawa Barat akan menata standar dan persyaratan klub, termasuk kepemilikan pelatih beserta lisensinya. “Kalau kita bicara standar, maka standarnya kita benahi, sehingga nantinya klub tidak kebingungan dalam hal mencari pelatih ketika kompetisi seperti Liga 4 digelar,” katanya.
Ke depan, ia berharap seluruh klub mampu berpikir dan bergerak secara profesional meskipun berstatus amatir. “Di sana ada potensi kerja sama dengan pemerintah daerah, kabupaten/kota, serta sponsorship. Alhamdulillah semua antusias. Bagi klub yang belum hadir akan kami undang kembali karena sosialisasi ini penting sebagai wadah diskusi,” ucapnya.
Selain sosialisasi klub, PSSI Provinsi Jawa Barat juga menjadwalkan pemaparan program khusus wasit pada Kamis 29 Januari 2026. Selanjutnya, Kongres Biasa akan diselenggarakan pada 28 Februari 2026. “Tujuannya silaturahmi dengan suasana baru, program baru, dan inovasi baru. Agendanya tidak banyak, hanya pengesahan Program Organisasi, rencana program, serta waktunya. Setelah Lebaran, program-program tersebut akan mulai dijalankan,” ujarnya..
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....