Bank BJB Disentil Menteri PKP, Jangan Hanya Jadi Penonton

  • 05 Okt 2026 22:13 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Subang - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait meluapkan kekecewaan mendalam, terhadap kinerja Bank BJB. Bank kebanggaan Jawa Barat itu, kini hanya menempati posisi empat besar nasional, dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan dan Rusun, kalah dari Bali.

Padahal, jumlah penduduk Bali jauh lebih sedikit dibanding Jawa Barat. Bali kini bertengger di posisi ketiga nasional, setelah Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Hal itu diungkapkan Menteri yang akrab disapa Ara ini, saat sosialisasi KUR Perumahan di Aula Pemda Subang, Senin 5 Oktober 2026. Menteri Ara mengaku tidak ingin Bank BJB, hanya menjadi penonton dalam program KUR perumahan, dan rusun yang sedang digencarkan pemerintah pusat.

"Jawa Barat ini penduduknya terpadat di Indonesia. Pelaku UMKM-nya juga terbanyak di Indonesia. Jujur saya sedih, harus melihat warga Jawa Barat belum bisa menikmati dan memanfaatkan KUR Perumahan ini," tegas Maruarar dengan nada tinggi di hadapan direksi BJB, dan peserta sosialisasi.

Menurut Ara, jika kredit KUR perumahan ini berjalan, efek dominonya luar biasa bagi perekonomian Jawa Barat. Mulai dari developer yang bergerak, toko besi dan toko bangunan yang laku, hingga para kuli bangunan, yang dapat pekerjaan.

"Efek domino-nya banyak! Jangan jadi penonton. Ini untuk rakyat Jabar sendiri," ujarnya.

Karena itu, ia secara khusus meminta kepada Sekda Jawa Barat Ernawan, yang juga menjabat sebagai Komisaris Bank BJB, untuk segera berbenah, dan meningkatkan kinerja.

Ia menantang BJB, untuk kembali merebut posisi pertama nasional seperti seharusnya, mengingat potensi pasar Jawa Barat yang sangat besar.

"Saya minta Pak Sekda Jabar sebagai Komisaris BJB untuk perhatikan ini. Jujur, ada apa ini dengan BJB? Masa kalah sama Bali? Saya ingin BJB kembali nomor satu di Indonesia," pungkasnya.

Kekecewaan Menteri ini menjadi catatan keras bagi Bank BJB. Di tengah jadwal padat kunjungan kerja di Subang, mulai dari Pendopo, Perum Buana Subang Raya 2, hingga peresmian Rusun Nur Ilmi Prawira di Cipunagara, isu merosotnya kinerja BJB menjadi sorotan utama. Masa Persib nya juara, kok bank BJBnya malah melempem.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....