Nelayan Hilang di Cipatujah Tasikmalaya belum Ditemukan
- 02 Okt 2026 22:53 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Tasikmalaya - Hari ketiga pencarian terhadap dua nelayan yang dilaporkan hilang setelah perahu yang mereka tumpangi terbalik di Perairan Pamoekan, Desa Sindangkerta, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, 29 September 2026 lalu, masih membuahkan hasil. Tim SAR Gabungan masih terus berupaya melakukan pencarian terhadap dua nelayan yakni Ending (58) dan Weli (48) yang hilang usai mencari ikan.
Petugas SAR di lapangan Dedi H mengatakan, dalam upaya pencarian, Tim dilakukan selama dua kali yakni pagi dan sore hari. Pihaknya menurunkan lima perahu, untuk mencari dua nelayan tersebut.
“iya, sampai hari ini masih belum ditemukan,” kata Dedi, Jumat 2 Oktober 2026.
Dalam upaya pencarian ini, Tim yang diturunkan merupakan Tim Gabungan dari Pos SAR Tasikmalaya, Pos SAR Pangandaran, Polairud dan Polsek Cipatujah, serta BPBD dan Tagana Kabupaten Tasikmalaya. Termasuk dibantu relawan dan nelayan sekitar.
“Kami terkendala dengan gelombang tinggi yang terjadi di Perairan Cipatujah,” ujarnya.
Ia mengatakan, pencarian akan dilanjutkan besok, dan diharapkan akan ada titik terang terkait korban.
Sementara sebelumnya, kecelakaan laut itu terjadi pada Selasa 29 September 2026 sekitar pukul 22.00 WIB. Sebelumnya, tiga nelayan, yakni Ending (58), Weli (48), dan Budi (30), berangkat melaut sekitar pukul 16.00 WIB untuk menangkap ikan.
Saat hendak kembali ke daratan, perahu yang mereka tumpangi terbalik akibat gelombang tinggi. Budi berhasil menyelamatkan diri dengan berenang menuju bibir pantai. Setelah tiba di daratan, Budi kemudian meminta pertolongan kepada warga sekitar dan melaporkan kejadian tersebut.
Sementara itu, Ending (58) dan Weli (48) hingga saat ini belum diketahui keberadaannya dan masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....