Milangkala ke-166 Desa Cililin, Bupati Dorong Penguatan Sinergi dengan Masyarakat

  • 22 Sep 2026 18:32 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID,Bandung Barat - Peringatan Milangkala Desa Cililin ke-166 menjadi ruang bagi pemerintah daerah untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi bersama pemerintah desa serta masyarakat. Momentum tersebut dinilai penting untuk memastikan pembangunan di tingkat desa berjalan sesuai kebutuhan warga.

Puncak perayaan berlangsung di Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat, Senin 21 September 2026 malam. Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail hadir didampingi Wakil Bupati Asep Ismail dan Dandim 0609/Cimahi Letkol Kav Chandra Alit Saputra.

Di hadapan warga yang hadir, Jeje menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapan agar Cililin terus berkembang. Ia juga mengajak masyarakat menjaga kebersamaan sebagai modal sosial dalam mendukung pembangunan.

"Wilujeng Milangkala Desa Cililin yang ke-166. Semoga Desa Cililin semakin maju, masyarakatnya semakin sejahtera, rukun, guyub, sehat, dan tentu semakin berkah," ujar Jeje.

Menurutnya, pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah kabupaten, pemerintah desa, hingga masyarakat perlu berjalan bersama agar persoalan yang muncul di lapangan dapat segera diidentifikasi dan dicarikan jalan keluarnya.

Jeje mengatakan pendekatan tersebut menjadi salah satu dasar Pemkab Bandung Barat dalam memperluas pelayanan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Jeje menuturkan, agenda pemerintahannya pada Senin tersebut diisi dengan sejumlah kegiatan di berbagai wilayah Bandung Barat. Ia mengawali aktivitas di Lembang, kemudian meninjau penanganan rumah tidak layak huni di Sindangkerta, melanjutkan kegiatan ke Cipatat, menghadiri rapat paripurna, dan menutup rangkaian agenda dengan menghadiri Milangkala Desa Cililin.

"Dari pagi saya sudah berkegiatan di Lembang, kemudian bertemu warga dalam program rumah tidak layak huni di Sindangkerta, lanjut ke Cipatat, setelah Magrib ada rapat paripurna. Begitu selesai, saya langsung ke sini," kata Jeje.

Untuk mendekatkan pelayanan kepada warga desa, Pemkab Bandung Barat juga menjalankan program Sapoe Sadesa. Melalui program tersebut, Jeje mengalokasikan dua hari setiap pekan untuk berkunjung ke desa-desa dan berdialog langsung dengan masyarakat.

Ia mengatakan kunjungan lapangan diperlukan agar pemerintah memperoleh gambaran faktual mengenai kondisi masyarakat, bukan hanya berdasarkan laporan administratif. "Saya lebih senang berkegiatan di luar, bertemu masyarakat, ngobrol langsung, dan melihat kondisi di lapangan. Melalui program Sapoe Sadesa, kita akan terus keliling ke desa-desa, termasuk di Kecamatan Cililin, untuk mendengar keluhan dan mencari solusi bersama," tuturnya.

Persoalan infrastruktur turut menjadi perhatian dalam peringatan Milangkala Desa Cililin. Jeje mengakui masih terdapat sejumlah ruas jalan yang membutuhkan perbaikan di wilayah Bandung Barat. "Cililin punya tempat khusus di hati saya. Kita sedang kejar perbaikan infrastruktur, terutama jalan-jalan yang rusak. Kita kerjakan bertahap dengan memprioritaskan mana yang paling membutuhkan," ucapnya.

Pada akhir sambutannya, Jeje mengajak masyarakat mempertahankan semangat kebersamaan dan gotong royong. Ia menilai pembangunan akan lebih mudah diwujudkan apabila pemerintah dan masyarakat memiliki tujuan yang sama.

"Pembangunan itu tidak bisa dikerjakan pemerintah sendiri. Kalau kita kompak, saya yakin banyak persoalan yang bisa kita selesaikan bersama demi mewujudkan Bandung Barat yang lebih baik dan AMANAH," urainya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....