'Asuransi Aing' Bakal Cover 5,4 Juta Pekerja Informal di Jawa Barat pada 2027
- 22 Sep 2026 11:31 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID,Bandung - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat menargetkan sebanyak 5,4 juta pekerja informal di wilayahnya mendapatkan jaminan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan pada 2027 mendatang. Target ini melambung hingga lima kali lipat dibandingkan proyeksi kepesertaan pada 2026 yang disasar sebanyak 1 juta pekerja.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan, pembiayaan premi BPJS Ketenagakerjaan bagi para pekerja informal tersebut nantinya akan ditanggung bersama oleh Pemprov Jabar dan pemerintah kabupaten/kota se-Jawa Barat. Program ini difokuskan bagi profesi rentan, seperti petani, nelayan, buruh bangunan, pengemudi ojek pangkalan dan daring, pedagang asongan, hingga asisten rumah tangga (ART).
Adapun kriteria penerima manfaat bantuan iuran ini mencakup pekerja informal berusia 18 hingga 64 tahun yang terdaftar dalam kelompok kesejahteraan desil 1 sampai 4.
"Agar pekerja informal bisa langsung mengakses kepesertaan asuransi ini, silahkan akses fitur Asuransi Aing di aplikasi Sapawarga," ujar KDM, sapaan akrab Gubernur Dedi Mulyadi, Selasa 22 September 2026.
Melalui program jaminan sosial ini, peserta berhak memperoleh berbagai fasilitas perlindungan, termasuk jaminan perawatan medis tanpa batas biaya apabila mengalami insiden kecelakaan kerja.
Dedi mencontohkan konkret manfaat jaminan tersebut pada seorang pekerja di Bekasi yang mendapatkan pengobatan medis gratis senilai Rp500 juta usai mengalami kecelakaan kerja.
Selain manfaat medis, kepesertaan ini melingkupi Jaminan Kematian (JKM) yang memberikan santunan sebesar Rp42 juta bagi ahli waris apabila peserta meninggal dunia di luar kecelakaan kerja. Jika meninggal akibat kecelakaan kerja, santunan yang diberikan mencapai 48 kali upah beserta fasilitas beasiswa pendidikan untuk dua orang anak.
KDM berharap intervensi perlindungan jaminan sosial ini dapat memproteksi para kepala keluarga yang menjadi tulang punggung ekonomi. Ia memproyeksikan, perluasan program ini secara tidak langsung mampu memberikan rasa aman bagi sekitar 17 juta jiwa anggota keluarga pekerja informal di Jawa Barat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....