Sekolah di Jawa Barat Ikuti World Cleanup Day 2026, Libatkan 438 Ribu Peserta
- 21 Sep 2026 20:20 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Aksi World Cleanup Day (WCD) 2026 yang melibatkan satuan pendidikan jenjang SMA, SMK, dan SLB di Jawa Barat digelar serentak pada September 2026. Kegiatan tersebut melibatkan 566 sekolah dari 26 kabupaten/kota dengan total 438.079 peserta.
Para peserta melakukan aksi bersih-bersih sekaligus memilah sampah di lingkungan sekolah dan kawasan di sekitarnya. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kepedulian terhadap lingkungan melalui keterlibatan langsung warga sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto, mengatakan partisipasi dalam WCD tidak semata-mata diarahkan sebagai kegiatan seremonial. Menurut dia, praktik pengelolaan sampah dapat menjadi bagian dari proses pembentukan karakter peserta didik.
“Pendidikan lingkungan tidak cukup hanya diajarkan di dalam kelas melalui teori, tetapi harus dipraktikkan langsung melalui kebiasaan sehari-hari, seperti memilah dan mengelola sampah,” kata Purwanto, dalam keterangannya, minggu 20 September 2026.
Dia mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi Dinas Pendidikan Jawa Barat bersama River Cleanup Indonesia dan Self Learning Institute. Kolaborasi itu diharapkan mendorong sekolah menjadi lingkungan yang membangun kebiasaan hidup bersih dan berkelanjutan.
Berdasarkan data pendaftaran, Kabupaten Bogor tercatat sebagai wilayah dengan jumlah sekolah peserta terbanyak, yakni 43 sekolah. Berikutnya Kabupaten Ciamis dengan 40 sekolah, Kabupaten Cianjur 35 sekolah, serta Kabupaten Sukabumi dan Karawang masing-masing 33 sekolah.
Secara keseluruhan, 566 sekolah yang mengikuti WCD 2026 tersebar di seluruh 26 kabupaten/kota di Jawa Barat.
Rinciannya yakni Kabupaten Bandung 30 sekolah, Kabupaten Sumedang 30, Kabupaten Garut 28, Kabupaten Tasikmalaya 28, Kabupaten Cirebon 25, Kabupaten Bekasi 24, Kabupaten Kuningan 23, Kota Bandung 22, Kabupaten Subang 21, dan Kabupaten Indramayu 20 sekolah.
Selanjutnya Kabupaten Bandung Barat 18 sekolah, Kabupaten Purwakarta 18, Kota Depok 18, Kabupaten Majalengka 16, Kota Bogor 16, Kota Bekasi 12, Kota Banjar 9, Kota Cirebon 9, Kabupaten Pangandaran 8, Kota Sukabumi 5, serta Kota Cimahi 2 sekolah.
Ratusan Kilogram Sampah Dikumpulkan
Sejumlah sekolah mencatat volume pengumpulan sampah yang cukup besar selama pelaksanaan aksi. Di Kabupaten Cianjur, SMKN 1 Bojongpicung menjadi salah satu sekolah dengan capaian pengumpulan sampah tertinggi, yakni mencapai 600 kilogram.
Di Kota Depok, SLB C Mahardika mengumpulkan 510 kilogram sampah dengan melibatkan 35 peserta. Sementara itu, SMK Pekerjaan Umum Negeri di Kota Bandung mencatat pengumpulan sebanyak 461,95 kilogram.
Sekolah lain yang juga mencatat capaian signifikan antara lain SMAN 1 Astanajapura, Kabupaten Cirebon, dengan 288 kilogram sampah; SMAN 1 Pangalengan, Kabupaten Bandung, sebanyak 274,2 kilogram; serta SMAN 1 Ciparay dengan 266,5 kilogram.
Data tersebut menjadi bagian dari dokumentasi pelaksanaan WCD 2026 yang mencatat nama sekolah, jumlah peserta, hingga hasil aksi pengumpulan sampah.
Sinergi Didorong Berlanjut
Country Lead River Cleanup Indonesia, Egar Anugrah, mengapresiasi dukungan Dinas Pendidikan Jawa Barat dan Self Learning Institute dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
Egar berharap kerja sama antara ketiga pihak dapat terus berlangsung sehingga edukasi dan praktik kepedulian lingkungan dapat semakin luas diterapkan di lingkungan pendidikan.
“Kami berharap sinergi ini terus terjalin antara River Cleanup Indonesia, Dinas Pendidikan Jawa Barat, dan Self Learning Institute guna memperkuat kesadaran lingkungan bagi generasi penerus di Jawa Barat,” ujar Egar.
Seluruh data pelaksanaan WCD 2026 di satuan pendidikan Jawa Barat, termasuk daftar sekolah, jumlah peserta, dan dokumentasi kegiatan, telah dihimpun dalam laporan resmi Dinas Pendidikan Jawa Barat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....