Pemetaan Dilanjutkan, Pemprov Rehabilitasi dan Bangun 317 Ruang kelas

  • 21 Sep 2026 20:18 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pendidikan Jabar terus memperkuat pemerataan dan kualitas layanan pendidikan melalui pembangunan serta pengembangan sarana dan prasarana pendidikan di berbagai wilayah. Setelah pada 2025 mengalokasikan anggaran lebih dari Rp619 miliar yang berdampak pada peningkatan akses pendidikan bagi 249.870 peserta didik, pembangunan sarana pendidikan kembali dilanjutkan pada 2026.

Tahun ini, pembangunan dan pengembangan satuan pendidikan dilaksanakan di 25 lokasi yang tersebar di berbagai kabupaten/kota di Jawa Barat. Mencakup 22 unit sekolah baru (USB) dan 3 unit gedung baru (UGBSebanyak 22 USB tersebut terdiri dari 15 SMA, 5 SMK, dan 2 SLB. Sedangkan 3 lokasi UGB, yaitu SLBN Medan Satria, SMAN 1 Pasirjambu, dan SLBN Ciparay.

Kadisdik Jabar, Purwanto menjelaskan, pembangunan dan pengembangan satuan pendidikan merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk memastikan layanan pendidikan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.

“Pembangunan ini bukan sekadar membangun gedung atau menambah ruang kelas. Yang ingin kita pastikan adalah semakin banyak anak Jawa Barat yang mendapatkan akses terhadap layanan pendidikan yang layak dan berkualitas,” ujar Kadisdik, Senin 21 September 2026.

Menurutnya, pembangunan perlu diarahkan pada wilayah yang masih membutuhkan penambahan daya tampung dan penguatan fasilitas pendidikan. “Kita terus mendorong pemerataan. Di mana kebutuhan terhadap satuan pendidikan dan ruang belajar masih tinggi, di situlah pembangunan harus hadir,” tuturnya.

Pembangunan tersebut tersebar di sejumlah wilayah, antara lain Pangandaran, Depok, Bogor, Bekasi, Cimahi, Sumedang, Tasikmalaya, Ciamis, Subang, Bandung, Cirebon, dan Purwakarta.

Program pembangunan satuan pendidikan tersebut diarahkan untuk menambah daya tampung, memperluas jangkauan layanan pendidikan, serta mengurangi kesenjangan akses pendidikan, khususnya di wilayah yang masih membutuhkan satuan maupun fasilitas pendidikan baru.

Tak hanya membangun satuan pendidikan baru, Pemprov Jabar juga memperkuat sarana pembelajaran melalui pembangunan ruang kelas baru (RKB) dan rehabilitasi ruang kelas.

Pada 2026, pembangunan RKB dilaksanakan di 102 sekolah dengan total 203 ruang kelas baru, terdiri dari 114 ruang SMA, 67 ruang SMK, dan 22 ruang SLB. Sementara itu, rehabilitasi sedang/berat dilaksanakan di 58 sekolah dengan total 114 ruang kelas, terdiri dari 75 ruang SMA, 24 ruang SMK, dan 15 ruang SLB.

Secara keseluruhan, peningkatan sarana dan prasarana pendidikan pada 2026 mencakup 160 sekolah dan 317 ruang kelas.

Kadisdik pun menegaskan, pembangunan fisik harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas layanan pendidikan.

“Sarana dan prasarana adalah salah satu fondasi penting dalam menghadirkan pembelajaran yang berkualitas. Oleh karena itu, pembangunan harus dibarengi dengan pengelolaan dan pemanfaatan yang optimal untuk kepentingan peserta didik,” urainya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....