Gempa Berulang Belum Timbulkan Kerusakan, Warga Tetap Waspada

  • 19 Sep 2026 06:03 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Aktivitas gempa yang terjadi di kawasan selatan Kabupaten Bandung, khususnya sekitar Pangalengan dan Kertasari. Berdasarkan catatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), terdapat 118 aktivitas gempa di wilayah Kabupaten Bandung sejak 11 Agustus hingga 17 September 2026 pukul 08.00 WIB, dengan magnitudo berkisar 1,0 hingga 3,4.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 13 kejadian dirasakan masyarakat di Pangalengan. Itu termasuk ke Talegong, Cisewu dan wilayah sekitarnya dengan intensitas II-III Modified Mercalli Intensity (MMI).

BMKG menyebut aktivitas tersebut merupakan gempa dangkal dengan pola kelurusan pusat gempa berarah barat daya-timur laut. Berdasarkan Peta Sumber dan Bahaya Gempa Indonesia yang diterbitkan Pusat Studi Gempa Nasional (PuSGen) 2024, persebaran aktivitas tersebut tidak berada pada zona Sesar Garsela Segmen Kendang, Sesar Garsela Segmen Kencana maupun Sesar Cicalengka. Lokasi aktivitas tersebut berada di area yang belum terpetakan sehingga masih diperlukan kajian lebih lanjut.

Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau KDS mengatakan, kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah untuk terus memperkuat langkah antisipasi. BMKG bersama BPBD juga telah melakukan pemantauan langsung di wilayah Kertasari dan Pangalengan.

“Betul. Secara edukasi dan pemantauan BMKG, ini sudah ke lapangan juga. Dipantau di titik lokus yang mana dan sudah ada imbauan,” ujar KDS, Jumat 18 September 2026.

Ia meminta masyarakat di sekitar lokasi aktivitas gempa memperhatikan setiap imbauan yang disampaikan petugas. Menurutnya, kesiapsiagaan perlu dibangun sebelum terjadi kondisi yang lebih buruk.

“Imbauan ini tolong juga diperhatikan oleh seluruh warga di sekitarnya. Lebih baik antisipasi dan waspada daripada sudah setelah kejadian. Ini akan lebih meringankan beban dalam rangka evakuasi dan lain sebagainya ke depannya,” katanya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....