200 Becak Listrik hingga Kacamata Pintar Dukung Warga dan Pelajar Kota Bandung
- 18 Sep 2026 21:46 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Kota Bandung mendapat dukungan program berupa 200 unit becak listrik, tablet pintar untuk siswa sekolah dasar (SD), serta kacamata pintar bagi siswa tunanetra.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap masyarakat Kota Bandung, khususnya para penarik becak, pelajar, dan penyandang disabilitas.
“Terima kasih kepada Pak Presiden atas perhatian yang begitu besar, khususnya kepada keluarga besar anggota veteran di Kota Bandung,” ujar Farhan, Jumat 18 September 2026.
Farhan menjelaskan, sebanyak 200 unit becak listrik akan diperuntukkan bagi para penarik becak yang memenuhi sejumlah kriteria. Di antaranya berusia 55 tahun ke atas, bekerja sebagai penarik becak, serta berdomisili di Kota Bandung.
Menurut Farhan, Pemerintah Kota Bandung masih menyiapkan mekanisme penyaluran dan pengoperasian becak listrik tersebut. Pemkot juga akan berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan untuk menentukan lokasi operasional serta titik pengisian daya.
“Kami akan koordinasi dengan kecamatan-kecamatan untuk menentukan titik-titiknya di mana, sekaligus mengusulkan titik untuk charging-nya,” ucapnya.
Untuk mendukung operasional kendaraan tersebut, Pemkot Bandung juga menyiapkan konsep Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Becak (SPKLB).
Farhan menegaskan, becak listrik tidak diarahkan untuk menjadi moda transportasi umum utama. Kendaraan tersebut lebih diproyeksikan sebagai transportasi penunjang yang dapat dimanfaatkan masyarakat di kawasan tertentu.
Salah satu lokasi yang berpotensi menjadi tempat operasional adalah kawasan pasar dan destinasi wisata dengan kondisi jalan yang relatif sesuai.
“Sebagai transportasi umum penunjang. Misalnya di pasar induk. Kemudian di tempat-tempat wisata tertentu yang tidak banyak tanjakan,” katanya.
Menurut Farhan, kondisi medan menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan lokasi operasional. Wilayah dengan banyak tanjakan dinilai dapat memengaruhi konsumsi daya listrik kendaraan.
Selain sebagai transportasi penunjang, konsep becak wisata juga terbuka untuk dikembangkan apabila becak listrik tersebut nantinya diarahkan untuk mendukung sektor pariwisata di Kota Bandung,“ Kalau becak wisata sih boleh juga. Nanti kita pikirkan,” ujarnya.
Selain bantuan becak listrik, dukungan program tersebut juga menyasar sektor pendidikan dan inklusivitas.
Sejumlah siswa SD mendapatkan tablet pintar untuk mendukung kegiatan pembelajaran. Sementara itu, siswa tunanetra memperoleh kacamata pintar yang dilengkapi kamera.
Teknologi pada kacamata tersebut memungkinkan kamera menangkap atau memindai tulisan, kemudian menerjemahkannya menjadi suara. Teknologi ini diharapkan dapat membantu siswa tunanetra dalam mengakses informasi tertulis secara lebih mudah.
“Kacamata pintar itu ada kameranya, di-scan tulisan langsung diterjemahkan ke dalam suara,” tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....