Jangan Panik, tapi Jangan Terlena Hadapi Gempa Berulang
- 19 Sep 2026 06:12 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Bupati Bandung, Dadang Supriatna, KDS menyampaikan bahwa berdasarkan pemantauan terakhir terkait gempa bumi, belum terdapat laporan kerusakan. Yaitu akibat aktivitas gempa tersebut.
“Alhamdulillah saat ini mudah-mudahan tidak terjadi apa-apa dan tidak ada kerusakan. Ini suatu guncangan yang kecil, tapi memang kita harus tetap waspada,” ujarnya, Jumat 18 September 2026.
Selain mengingatkan masyarakat terkait aktivitas gempa, KDS juga meminta warga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan masing-masing. Ia mengimbau masyarakat lebih berhati-hati menggunakan peralatan listrik, khususnya ketika hendak meninggalkan rumah. Peralatan yang masih tersambung ke stop kontak dan tidak diperhatikan dapat meningkatkan risiko korsleting listrik.
“Kalau mencolokkan saklar atau stop kontak, tolong juga diperhatikan. Jangan sampai meninggalkan rumah dalam kondisi masih ada peralatan di dalam yang tersambung ke saklar atau stop kontak. Itu akan mengakibatkan korslet sehingga berakibat kebakaran,” katanya.
Kds juga mengingatkan masyarakat yang merokok agar tidak membuang puntung rokok dalam kondisi masih menyala, terutama di lingkungan yang kering. “Untuk perokok berat, saya titip jangan membuang puntung rokok dalam kondisi masih menyala. Kalau kebetulan masuk ke lokasi yang kering, ini bisa mengakibatkan kebakaran,” ujarnya.
Menurut KDS, kebakaran juga menjadi salah satu persoalan yang perlu mendapat perhatian serius. Dalam dua bulan terakhir, tercatat 341 kejadian kebakaran di Kabupaten Bandung.
“Ada 341 kejadian selama dua bulan terakhir. Memang BPBD dan juga Damkar dan Penyelamatan ini selalu fokus dan mendorong untuk pemadaman,” katanya.
Ia meminta masyarakat turut berperan dalam upaya pencegahan dan penanganan awal di lingkungan masing-masing. Serta agar tidak hanya mengandalkan petugas ketika bencana terjadi.
“Mohon bantuan kepada warga Kabupaten Bandung untuk waspada di lingkungan masing-masing. Tolong informasikan kepada saudara, tetangga, dan yang lainnya,” katanya.
Ia kembali mengingatkan masyarakat agar tetap tenang, mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan BMKG, serta tidak mengurangi kewaspadaan terhadap potensi bencana. “Lebih baik antisipasi dan waspada daripada sudah setelah kejadian,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....