Festival Literasi Sumedang Mendorong Budaya Baca dan Tulis
- 18 Sep 2026 21:58 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Sumedang - Festival Literasi Sumedang (FLS) Tahun 2026 ditutup Wakil Bupati Sumedang M Fajar Aldila. FLS digelar untuk mendorong penguatan budaya membaca, menulis, dan pengembangan pengetahuan masyarakat. Penutupan festival tersebut berlangsung di Halaman Depan Gedung Perpustakaan Kabupaten Sumedang, dan dihadiri oleh para pelajar, mahasiswa, guru, pegiat literasi, serta berbagai unsur masyarakat.
FLS menghadirkan pameran buku, produk hasil transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial, UMKM, berbagai layanan publik, sampai literasi kesehatan, lingkungan, pertanian, kependudukan dan anti korupsi. "Literasi itu ternyata luas atinya. Literasi bukan hanya soal berapa banyak buku yang dibaca. Literasi adalah tentang apa yang dipahami, apa yang dilakukan, dan apa manfaat yang bisa diberikan setelah mendapatkan pengetahuan," ujarnya.
Tema festival tahun ini sangat tepat yakni "Menjaga Peradaban, Literasi Untuk Kesejahteraan". "Kalau bicara tentang menjaga peradaban, maka yang dijaga bukan hanya bangunan atau benda-benda peninggalan masa lalu. Juga menjaga cara berfikir, karakter, pengetahuan, budaya dan nilai-nilai baik yang diwariskan ke generasi, dan itu semua membutuhkan litetasi," tutur Wabup dalam keterangannya, Kamis 17 September 2026.
Menurut Wabup masyarakat yang literat bukan hanya masyarakat yang bisa membaca, tetapi masyarakat yang mampu memahami informasi, memilah informasi, berfikir kritis, kemudian menggunakan pengetahuan tersebut untuk mengambil keputusan yang baik.
"Apalagi hidup di zaman ketika informasi datang begitu cepat. Satu kali membuka ponsel, bisa puluhan informasi masuk, ada berita, ada opini, ada iklan, konten edukasi, hiburan bahkan ada inforrmasi yang belum tentu benar," katanya.
Wabup juga memberikan apresiasi kepada Dinas Arsip Dan Perpustakaan Kabupaten Sumedang beserta seluruh pihak yang telah menyelenggarakan festival tersebut. "Saya berharap perpustakaan Kabupaten Sumedang kedepan semakin hidup. Perpustakaan jangan hanya menjadi tempat yang didatangi ketika ada tugas sekolah. Tetapi menjadi tempat untuk belajar, berdiskusi, mencari inspirasi, mengembangkan keterampilan, membangun komunitas, bahkan mengembangkan usaha," katanya
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....