Kadisdik Tegaskan Perubahan Pendidikan Segera Dimulai

  • 18 Sep 2026 21:54 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Perubahan pendidikan dimulai dari perubahan di kelas dan sekolah. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat, Purwanto pada Pembinaan Satuan Pendidikan Jenjang SLB dalam rangka Penguatan Tata Kelola dan Manajemen Satuan Pendidikan SLB di SLB Taruna Mandiri, Kabupaten Kuningan.

Kadisdik mengatakan, perubahan pendidikan di Jawa Barat membutuhkan peran guru dan kepala sekolah melalui pengelolaan kelas dan satuan pendidikan yang lebih baik.

“Ini yang perlu kita lakukan bersama. Perubahan Jabar akan dimulai dari perubahan di kelas-kelas sekolah. Kalau ingin pendidikan Jabar berubah, Kuningan berubah, ngarobahna di guru-guru nu aya di sakola Bapak-Ibu,” ujarnya, dalam keterangannya, Jumat 18 September 2026.

Ia pun mendorong guru dan wali kelas untuk mengubah pengelolaan kelas, sedangkan kepala sekolah melakukan perubahan dalam tata kelola sekolah.

Menurutnya, perubahan yang ditunjukkan di sekolah-sekolah, khususnya SLB dapat menjadi contoh yang kemudian diperluas ke kabupaten lainnya.

“Ubah kelola kelasnya untuk guru, wali kelas. Ubah kelola sekolahnya untuk kepala sekolah. Tunjukkan perubahan baik di sekolah yang ada di Jabar, di SLB-SLB yang dipimpin. Kalau ini berubah, nanti Jawa Barat berubah. Kalau Jabar berubah, nanti bisa diamplifikasi ke kabupaten lain,” katanya.

Kadisdik juga mengingatkan agar keterbatasan sarana dan prasarana tidak menjadi alasan untuk berhenti menghadirkan pendidikan yang baik bagi anak berkebutuhan khusus. Ia menekankan pentingnya kreativitas dan hati dalam menjalankan tugas sebagai pendidik.

Bayangin dulu orang tanpa sarpras masih bisa mendidik anak berkebutuhan khusus dengan baik. Karena apa? Karena punya hati dan otak. Otak untuk kreatif, hati untuk kompasnya,” tuturnya.

Ia pun mengapresiasi dedikasi para pendidik SLB dan mendorong mereka terus menciptakan keunggulan di sekolah masing-masing.

“Jadi, insya Allah Bapak-Ibu banyak menunjukkan dedikasi luar biasa kepada saya. Tunjukkan, teruskan, dan ciptakan keunggulan-keunggulan yang bisa membuat orang lain terpana,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kadisdik juga mengajak satuan pendidikan SLB melibatkan siswa dan orang tua dalam kegiatan World Cleanup Day. Kegiatan dapat dimulai dari lingkungan kelas dan halaman sekolah hingga melibatkan masyarakat di luar sekolah.

“Libatkan anak-anak di kelas-kelas sekolah Bapak-Ibu, halaman sekolah, geser ke luar, ajak orang tuanya. Hebat itu, orang tuanya ajak dilibatkan,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....