10 Orang Korban Selamat Musibah KM Virgo 8 Butuh Perawatan Intensif

  • 18 Sep 2026 13:08 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Garut — Pemerintah Kabupaten Garut menyambut kedatangan 10 warga Garut yang selamat dari musibah tenggelamnya Kapal Virgo 8 di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Jumat, 18 Setember 2026.

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin mengatakan, dari 10 korban yang baru tiba, terdapat satu orang yang memerlukan perhatian medis lebih mendalam. Secara umum, kondisi para korban aman. Namun, Pemkab Garut tetap akan melakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh untuk mengantisipasi adanya gangguan kesehatan, khususnya kondisi kesehatan bagian dalam.

Selain kesehatan fisik, aspek psikologis para korban juga menjadi perhatian Pemkab Garut. Pasalnya, masih terdapat 10 warga Garut lainnya yang belum ditemukan. Para korban selamat juga tinggal di lingkungan yang sama sehingga kepulangan mereka ke rumah masing-masing untuk sementara ditahan.

"Jadi kalau kejadian sekaligus banyak ini mungkin bisa menimbulkan rasa menyentuh rasa keprihatinan mereka, jadi kita tahan dulu disini, nanti kira-kira sudah agak malam supaya lebih tenang mereka kembali ke rumahnya masing-masing. Karena mereka juga mau pulang," tutur Syakur.

Syakur menerangkan, berdasarkan data yang diterima Pemkab Garut, total keseluruhan korban dalam peristiwa tersebut berjumlah 23 orang. Dari jumlah tersebut, satu orang merupakan warga asal Garut, tetapi telah ber-KTP Cianjur. Dengan demikian, pendataan yang ditangani langsung oleh Pemkab Garut menyangkut 22 orang.

"Jadi semuanya 12 orang (yang sudah terkonfirmasi), masih ada 10 yang sedang kita tunggu. Data yang kita miliki semuanya dan kita juga melakukan pengecekkan, sekarang kita juga cek semuanya data-data kependudukannya," lanjutnya.

Sebagai langkah penanganan, Pemkab Garut akan membentuk tim terpadu yang melibatkan Dinas Kesehatan, rumah sakit, dan Dinas Sosial. Tim tersebut disiapkan untuk memberikan pemulihan kepada para korban agar dapat segera pulih dan kembali beraktivitas seperti sedia kala.

"Nanti kita akan bikin tim terutama Dinas Kesehatan, Rumah Sakit dan Dinsos supaya mereka mendapatkan pemulihan segera, supaya nanti beraktivitas kembali, karena menurut saya mereka kemungkinan besar mengalami trauma," tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....