Limabelas Kecamatan di Purwakarta Alami Kekeringan saat Puncak Musim Kemarau

  • 17 Sep 2026 22:09 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID,Bandung - Sebanyak 55 desa dan kelurahan yang tersebar di 15 kecamatan di Kabupaten Purwakarta mengalami kekeringan. Kondisi ini membuat ribuan warga mulai kesulitan mendapatkan pasokan air bersih.

Surut hingga mengeringnya sumber air penampungan dan sumur warga menjadi pemicu utama krisis air bersih di wilayah tersebut semakin meluas.

Guna mengantisipasi dampak yang kian memberatkan warga, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purwakarta mendistribusikan bantuan air bersih secara berkala.

Salah satu wilayah penerima bantuan yakni Desa Mulyamekar, Kecamatan Babakancikao. Warga setempat tampak mengantre memadati lokasi penyaluran air dengan membawa jerigen hingga galon.

Salah seorang warga Desa Mulyamekar, Yani, mengaku kondisi kekeringan di wilayahnya kian parah akibat lonjakan suhu panas yang terus menerus.

“Di daerah sini memang kering banget, panasnya juga sudah tidak ketolongan. Air susah dan benar-benar kering, jadi sekarang cuma mengandalkan sisa air yang ada,” ujar Yani saat ditemui di lokasi penyaluran bantuan, Kamis 17 September 2026.

Yani berharap fenomena musim kemarau ini bisa segera berlalu agar ketersediaan pasokan air warga kembali normal tanpa tergantung bantuan.

Sementara itu, pihak BPBD Kabupaten Purwakarta memastikan penyaluran air bersih akan terus digencarkan ke titik-titik lokasi terdampak secara rutin.

Meski jarak antarwilayah terdampak cukup jauh dan menjadi tantangan di lapangan, BPBD terus menyesuaikan armada penyaluran demi memenuhi kebutuhan dasar air bersih masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....