Penyaluran CPP di Kota Bandung Capai 66,43 Persen

  • 15 Sep 2026 18:55 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus menggulirkan penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) periode Juli–September 2026 bagi masyarakat penerima bantuan. Program yang dilaksanakan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung tersebut menyasar 143.000 Penerima Bantuan Pangan (PBP) yang tersebar di 30 kecamatan.

‎‎Kepala DKPP Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar, mengatakan bantuan yang disalurkan berupa beras kualitas medium dari Badan Pangan Nasional (Bapanas). Setiap keluarga penerima mendapatkan alokasi 30 kilogram beras untuk kebutuhan selama tiga bulan, yakni Juli, Agustus, dan September 2026.

‎“Program CPP ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan masyarakat sekaligus membantu meringankan beban pengeluaran keluarga penerima manfaat di tengah dinamika ekonomi yang masih berlangsung,” ujar Gin Gin, Selasa 15 September 2026.

‎‎Ia menjelaskan, total beras yang dialokasikan dalam program tersebut mencapai 4.290 ton atau setara dengan 4.290.000 kilogram. Penyaluran dilakukan secara bertahap di seluruh wilayah Kota Bandung agar bantuan dapat segera diterima masyarakat yang membutuhkan.


‎Menurut Gin Gin, program CPP tidak hanya berfungsi sebagai bentuk perlindungan sosial bagi masyarakat, tetapi juga menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.

‎‎Melalui pengelolaan cadangan pangan pemerintah, lanjutnya, pemerintah dapat merespons berbagai kondisi, mulai dari potensi kerawanan pangan hingga kebutuhan bantuan bagi kelompok masyarakat rentan.

‎‎“Cadangan pangan pemerintah merupakan salah satu instrumen strategis dalam menjaga keseimbangan antara ketersediaan pangan, stabilitas pasokan, dan keterjangkauan harga bagi masyarakat,” katanya.

‎‎Hingga 13 September 2026, realisasi penyaluran bantuan pangan CPP di Kota Bandung telah mencapai 66,43 persen. Jumlah beras yang telah disalurkan mencapai 2.849.760 kilogram dari total alokasi 4.290.000 kilogram.

‎‎Sementara itu, jumlah keluarga penerima yang telah mendapatkan bantuan mencapai 94.992 keluarga. Penerima tersebut tersebar di 22 kecamatan dan 91 kelurahan di Kota Bandung.

‎‎Gin Gin mengatakan, proses distribusi akan terus dilanjutkan hingga seluruh penerima memperoleh haknya sesuai dengan data yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

‎‎Saat ini, masih terdapat sekitar 48.008 penerima bantuan yang tersebar di delapan kecamatan dan 60 kelurahan yang akan mendapatkan bantuan sesuai jadwal penyaluran berikutnya.

‎‎"Penyaluran CPP disebar secara bertahap agar berjalan tertib dan tepat sasaran. Kami juga memastikan kualitas beras yang diterima masyarakat berada dalam kondisi baik dan layak konsumsi,” tuturnya.


‎‎Pemkot Bandung, lanjut Gin Gin, juga terus melakukan pengawasan terhadap proses distribusi di lapangan. Pengawasan dilakukan untuk memastikan bantuan disalurkan sesuai jadwal, berdasarkan data penerima yang valid, serta menjangkau seluruh masyarakat yang telah ditetapkan sebagai penerima manfaat.

‎‎Apabila ditemukan kendala selama proses distribusi, DKPP bersama perangkat kewilayahan dan instansi terkait akan segera melakukan koordinasi untuk memastikan permasalahan dapat diselesaikan sesuai mekanisme yang berlaku.

‎“Program bantuan pangan CPP merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus menjaga akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok,” tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....