RT Cigadung Subang Imbau Warga Cek Kompor dan Kabel Listrik
- 15 Sep 2026 17:20 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Subang - Menindaklanjuti imbauan Pemerintah Daerah, aparat penegak hukum dan TNI, warga diminta tidak membakar sampah, dan tidak membuang puntung rokok sembarangan, agar tidak terjadi kebakaran.
Ketua RT 05 RW 14 Blok Pintu Uyuh Kelurahan Cigadung Kecamatan Subang Agus Taufik mengatakan, imbauan tidak hanya terkait pembakaran sampah dan puntung rokok. Warga juga diminta berhati-hati saat menggunakan gas elpiji ketika memasak dan memastikan, kompor gas dalam keadaan mati setelah selesai digunakan.
"Selain itu warga juga diminta mengecek setiap sambungan kabel listrik, apakah masih layak atau tidak. Jika sudah tidak layak, agar segera diganti dengan yang baru," kata Agus, Selasa 15 September 2026.
Menurutnya, musibah kebakaran tidak hanya terjadi akibat membakar sampah, dan membuang puntung rokok sembarangan. Namun juga bisa terjadi karena keteledoran saat menggunakan gas elpiji, dan akibat korsleting listrik.
"Cuaca panas akibat kemarau panjang tahun ini, sekecil apapun percikan api bisa menyebabkan kebakaran. Karena itu kehati-hatian dan kewaspadaan warga, menjadi keharusan. Karena kehati-hatian kita semua, akan meminimalisir terjadinya musibah kebakaran," ujarnya.
Sementara itu, Tagana Dinsos Kabupaten Subang juga menyampaikan imbauan serupa. Ketua Tagana Dinsos Kabupaten Subang Jajang Abdul Muhaimin mengatakan, setiap kasus kebakaran yang terjadi selama musim kemarau ini diduga akibat kelalaian warga.
Untuk itu warga diminta berperan aktif dalam mengantisipasi terjadinya kebakaran.
"Akibat kelalaian tersebut, bisa terkena sanksi pidana. Terlebih bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan secara sengaja, untuk kepentingan pribadi seperti membuka lahan pertanian," kata Jajang.
Jajang kembali mengimbau warga, untuk menghindari hal-hal yang dapat menyebabkan kebakaran lahan, hutan, dan pemukiman. Warga juga diminta segera melapor ke aparat setempat, jika melihat percikan api atau pembakaran lahan dan hutan.
"Jika perlu tangani segera dengan tenang dan tidak panik, agar api bisa dipadamkan tanpa harus melibatkan Damkar," pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....