19 Warga Terdampak Asap Kebakaran Lahan Cihanja Ciumbuleuit

  • 15 Sep 2026 15:53 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Kebakaran lahan di kawasan Cihanja, RT 001/RW 010, Kelurahan Ciumbuleuit, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung, berdampak terhadap kesehatan sejumlah warga. Sedikitnya 19 warga dilaporkan mengalami gangguan kesehatan akibat asap kebakaran.

‎Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, dari 19 warga yang terdampak, terdapat satu orang yang mengalami Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan satu orang lainnya mengalami asma.

‎Sementara itu, beberapa warga lainnya dilaporkan mengalami hipertensi dan myalgia atau nyeri otot. Namun, menurut Farhan, kedua kondisi tersebut tidak berkaitan langsung dengan paparan asap kebakaran.

‎"Terdapat kasus ISPA, satu orang asma, dan lainnya mengalami hipertensi serta myalgia. Namun, kondisi hipertensi dan myalgia memang tidak terkait langsung dengan asap," ujar Farhan saat meninjau lokasi kebakaran lahan Cihanja, Selasa 15 September 2026.

‎Farhan mengatakan, peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi lahan yang terbakar sekaligus mengetahui dampak yang dirasakan masyarakat di sekitar lokasi.

‎Dalam kunjungan tersebut, Farhan didampingi Anggota DPRD Kota Bandung dari daerah pemilihan setempat, Dudi Himawan, yang turut menunjukkan lokasi kebakaran.

‎"Saya di sini diantar oleh Pak Dudi Himawan sebagai anggota DPRD di dapil sini. Beliau yang menunjukkan tempatnya," kata Farhan.

‎Farhan juga menyoroti keberadaan fasilitas kesehatan yang berada tidak jauh dari lokasi kebakaran, yakni Rumah Sakit Salamun yang dikelola oleh TNI Angkatan Udara (TNI AU).

‎Keberadaan rumah sakit tersebut menjadi salah satu perhatian dalam penanganan dampak asap kebakaran, terutama apabila kondisi udara di sekitar lokasi semakin memburuk.

‎Sementara itu, Anggota DPRD Kota Bandung Dudi Himawan mengatakan, laporan yang diterimanya dari masyarakat sejauh ini didominasi keluhan terkait gangguan asap akibat kebakaran lahan.

‎"Sementara ini laporan berupa gangguan asap dan keluhan dari warga masyarakat," tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....