Kebakaran Lahan Punclut Berhasil Dikendalikan, Masuk Tahap Pendinginan
- 15 Sep 2026 15:44 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Penanganan kebakaran lahan di kawasan Punclut, Kota Bandung, memasuki tahap pendinginan pada Selasa 15 September 2026 siang. Sebelumnya, kebakaran melanda area tersebut pada Senin 14 September 2026 malam.
Meski kobaran api telah berhasil dikendalikan, kepulan asap masih terlihat dari sejumlah bagian lahan yang terbakar. Petugas pun masih melakukan penyisiran untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali membesar.
Kabid Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan) Kota Bandung, Leonard mengatakan, sekitar 40 ribu liter air telah digunakan untuk menangani kebakaran tersebut.
"Berhasil dikendalikan ya. Kurang lebih 40.000 liter air digunakan," kata Leonard di lokasi, Selasa 15 September 2026.
Menurutnya, petugas saat ini memeriksa sejumlah titik yang diduga masih menyimpan api, terutama di bagian yang tertutup sampah. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah munculnya kembali kobaran api.
Penanganan kebakaran melibatkan sedikitnya 11 unit mobil pemadam kebakaran serta puluhan personel gabungan. Proses pemadaman berlangsung selama sekitar 15 jam sejak laporan kebakaran diterima.
Leonard menyebut kondisi medan menjadi salah satu kendala utama dalam proses pemadaman. Area yang terbakar berada di kawasan tebing dan dasar lereng dengan kondisi yang curam serta rawan longsor.
"Kesulitannya medannya itu curam dan juga rawan longsor," ujarnya.
Sebelumnya, Kepala Disdamkarmatan Kota Bandung, Soni Bakhtiar menduga kebakaran berkaitan dengan aktivitas pembakaran sampah. Kondisi musim kemarau turut membuat api lebih mudah menjalar ke area di sekitarnya.
"Iya, malam ini ini memang ada tempat pembuangan sampah yang mungkin masih kita praduga ya. Ada pembakaran sampah yang ini memang sampahnya kering karena ini musim masih kemarau," kata Soni, Senin 14 September 2026.
Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 2,2 hektare. Vegetasi alang-alang yang mendominasi kawasan tersebut membuat api cepat merambat di sekitar lokasi.
"Sehingga ini merambat ke lahan yang dipenuhi juga dengan alang-alang ya, sehingga api sangat cepat untuk rambatannya," ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....