Diduga Sisa Pembakaran Sampah, Lahan di Cimahi Utara Terbakar

  • 01 Okt 2026 17:00 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Cimahi - Sisa pembakaran sampah pada malam hari diduga menjadi pemicu kebakaran lahan di belakang Seblak Maci, Jalan Babakan Loa Nomor 108, Kelurahan Pasirkaliki, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi. Api yang kembali membesar sekitar pukul 04.00 WIB kemudian membakar tumpukan sampah dan alang-alang di area tersebut, Kamis 1 Oktober 2026 dini hari.

Kebakaran dilaporkan kepada Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi sekitar pukul 05.15 WIB setelah kobaran api semakin membesar. Petugas pemadam langsung bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 05.28 WIB atau 13 menit setelah laporan diterima.

Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi, Aep Mulyana, mengatakan objek yang terbakar merupakan tumpukan sampah dan alang-alang dengan luas sekitar 30 meter persegi. Sementara itu, keseluruhan area lahan yang menjadi lokasi kejadian memiliki luas sekitar 20.000 meter persegi.

“Dari keterangan di lapangan, kebakaran diduga berawal dari sisa pembakaran sampah yang dilakukan pada malam hari.” ujar Aep saat dikonfirmasi.

Aep menjelaskan, sisa api dari aktivitas pembakaran tersebut diduga kembali membesar hingga sekitar pukul 04.00 WIB. Kondisi tersebut kemudian membuat api menjalar dan membakar material mudah terbakar berupa sampah serta alang-alang.

Sebelum petugas Damkar tiba, warga sekitar sempat berupaya melakukan pemadaman secara mandiri. Namun, karena kobaran api semakin membesar, pengelola lahan meminta bantuan petugas Damkar Kota Cimahi untuk melakukan penanganan.

Lahan yang terbakar diketahui dikelola oleh pihak PLN Depok melalui pengelola bernama Asep. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan dan penanganan untuk memastikan api tidak meluas ke bagian lain dari lahan.

“Petugas Damkar mengerahkan satu unit kendaraan pancar, Unit 12, dengan personel Fogia, Farhan dan Saepudin.” katanya.

Proses penanganan dilakukan melalui pemadaman api yang dilanjutkan dengan pendinginan di area terdampak. Petugas juga melakukan pendataan untuk memastikan tidak terdapat titik api yang masih berpotensi menimbulkan kebakaran kembali.

Tidak ada korban jiwa maupun laporan warga mengalami luka akibat kebakaran tersebut. Selain itu, tidak terdapat laporan kerusakan bangunan dalam peristiwa kebakaran lahan tersebut.

Petugas menyelesaikan penanganan sekitar pukul 06.52 WIB setelah api berhasil dipadamkan dan proses pendinginan dilakukan. Kondisi lokasi kemudian dinyatakan dalam penanganan petugas setelah dipastikan tidak ada lagi titik api yang membahayakan.

“Penanganan dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.” ucapnya.

Aep menyebut kejadian tersebut diduga berkaitan dengan kelalaian dalam aktivitas pembakaran sampah. Peristiwa ini menjadi perhatian karena sisa pembakaran yang belum sepenuhnya padam dapat kembali memicu kobaran api dan meluas ke area sekitarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....