Walikota Bandung Dorong RRI Pertahankan Siaran Terestrial dan Kembangkan Museum
- 11 Sep 2026 12:37 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menilai Radio Republik Indonesia (RRI) sebagai Lembaga Penyiaran Publik (LPP) memiliki peran strategis dalam memastikan masyarakat tetap memperoleh informasi, terutama ketika terjadi kondisi darurat atau bencana.
Menurut Farhan, di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat, RRI tetap perlu mempertahankan siaran terestrial. Sebab, dalam situasi tertentu, teknologi tersebut menjadi salah satu sarana komunikasi yang dapat diandalkan masyarakat.
"Radio Republik Indonesia adalah Lembaga Penyiaran Publik yang berperan sebagai lender of the last resort atau tumpuan terakhir. Bagaimanapun juga, RRI tidak boleh meninggalkan siaran terestrial," ujar Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, Jumat 11 September 2026.
Ia mengatakan, selain mempertahankan siaran terestrial, RRI juga perlu terus mengembangkan layanan berbasis digital. Langkah tersebut dinilai penting karena infrastruktur digital saat ini telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari arus informasi masyarakat, termasuk di Kota Bandung.
Farhan menilai arah pengembangan RRI saat ini sudah berada di jalur yang tepat. Menurutnya, RRI tidak harus melakukan perubahan mendasar, tetapi perlu menjaga konsistensi dan keberlanjutan layanan kepada masyarakat.
"Menurut saya, tidak ada yang perlu diperbaiki secara mendasar. Arah perkembangan RRI sudah tepat. Kita membutuhkan RRI yang stabil, konsisten, dan berkelanjutan," katanya.
Selain terkait penguatan fungsi penyiaran, Farhan juga mendorong agar keberadaan RRI di Kota Bandung dapat dikembangkan sebagai bagian dari ekosistem seni dan budaya, khususnya musik.
Ia mengungkapkan, Pemerintah Kota Bandung tengah menjajaki kerja sama dengan Kementerian Kebudayaan agar Auditorium RRI Kota Bandung kembali dimanfaatkan sebagai salah satu pusat kegiatan festival musik.
"Namun, ada satu hal yang ingin saya dorong. Saya sedang menjajaki kerja sama dengan Kementerian Kebudayaan agar Auditorium RRI Kota Bandung kembali menjadi salah satu pusat kegiatan festival musik," ucapnya.
Tidak hanya festival musik, Farhan menyebut terdapat pembahasan mengenai kemungkinan pengembangan museum musik di Kota Bandung. Museum tersebut direncanakan berada di lingkungan RRI Kota Bandung.
"Bahkan Insya Allah, sedang dibahas kemungkinan pengembangan museum musik di Kota Bandung. Anggaran untuk hal ini sudah tersedia, dan rencananya akan berlokasi di lingkungan RRI," katanya.
Farhan berharap pengembangan tersebut dapat memperkuat peran RRI tidak hanya sebagai lembaga penyiaran publik, tetapi juga sebagai bagian dari ruang kebudayaan dan ekosistem musik di Kota Bandung.
" Dengan demikian, keberadaan RRI diharapkan tetap relevan di tengah perubahan teknologi, sekaligus mampu menjalankan fungsi pelayanan publik melalui siaran terestrial, platform digital, serta kegiatan edukasi dan kebudayaan," tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....