Rangkul Tokoh dan Akademisi, Abah Iwan: Upaya Nyata PKS Jawab Tantangan Jabar
- 06 Sep 2026 18:52 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Jawa Barat bukan provinsi yang bisa diurus dengan pendekatan biasa. Lima puluh satu juta penduduk, 27 kota dan kabupaten, dengan keragaman latar belakang, kebutuhan, dan tantangan yang tidak bisa dipukul rata. Di tengah kompleksitas itulah, sebuah kesadaran tumbuh: tidak ada satu pun organisasi termasuk partai politik sekalipun yang bisa menjawab semua tantangan itu sendirian. Menjawab kesadaran itulah, DPW PKS Jawa Barat perlu melibatkan para pakar di berbagai bidang dan orang-orang berpengalaman dalam kepengurusannya.
"Jawa Barat ini besar dengan pola perilaku dan kebutuhan yang sangat beragam. Kami sadar, kami tidak bisa mengerjakan ini semua sendirian. Untuk itu, kami membuka diri, menggandeng para ahli, akademisi, profesional, dan tokoh-tokoh berpengalaman yang mau berkhidmat bersama," ujar Ketua DPW PKS Jawa Barat, Iwan Suryawan, yang akrab disapa Abah Iwan, dalam sambutannya pada Pelantikan Dewan Pakar dan Dewan Penasihat tingkat Wilayah dan Daerah se-Jawa Barat di Bandung, Minggu 6 September 2026.
Abah Iwan tidak menyembunyikan kebahagiaan yang ia rasakan melihat para tokoh hadir memenuhi panggilan khidmat untuk Jawa Barat. Ia mengaku kehadiran mereka menghadirkan rasa aman, membuatnya merasa kalau PKS punya teman untuk melangkah bersama.
"Ada kebahagiaan yang tidak mudah saya ungkapkan dengan kata-kata melihat guru-guru kami hadir dengan keikhlasan, menerima panggilan untuk berkhidmat. Dengan kepakaran dan keteladanan mereka, kami merasa reug-reug tenteram, kuat, siap menyambut tantangan dakwah di Jawa Barat," ujar Abah Iwan Suryawan yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat.
Namun di balik kebahagiaan itu, Abah Iwan juga menyampaikan peringatan yang serius, khususnya bagi pengurus yang ada di bawah kepemimpinannya qbahwa keberadaan Dewan Pakar dan Dewan Penasihat tidak boleh berhenti pada seremonial pelantikan.
"Ada pesan yang sangat membekas dari salah seorang Dewan Penasihat kami: 'Jangan jadikan kami hiasan.' Kalimat itu sederhana, tapi dalamnya luar biasa. Ilmu mereka banyak, energi mereka dahsyat maka berikan ruang, waktu, dan tempat bagi mereka untuk benar-benar menyalurkan amanah ini. Jangan sampai setelah dilantik, tukcing," tegasnya.
Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) DPW PKS Jawa Barat, Ridwan Solichin, menegaskan bahwa pelantikan ini adalah bagian dari visi yang lebih besar menjadikan PKS sebagai rumah yang terbuka bagi seluruh kalangan di Jawa Barat yang majemuk.
"Kami ingin PKS menjadi rumah besar bagi seluruh kalangan di Jawa Barat membuka ruang partisipasi publik yang seluas-luasnya dalam berdemokrasi. Kehadiran Dewan Pakar dan Dewan Penasihat adalah wujud nyata dari tekad itu," ujarnya.
Antusiasme yang meluap dari para tokoh yang ingin bergabung pun menjadi catatan tersendiri bagi Ridwan.
"Bahkan semalam masih ada yang ingin bergabung menjadi Dewan Pakar. Ini yang membuat kami bersyukur Jawa Barat punya begitu banyak tokoh dan ahli yang mau berkhidmat. Makin banyak, makin bagus. Karena tantangan Jawa Barat memang butuh sebanyak mungkin tangan yang bekerja bersama," pungkasnya.
Total Dewan Penasihat tingkat Wilayah yang dilantik pada hari ini ialah 15 orang, sedangkan Dewan Pakar Wilayah ialah 19 orang. Untuk tingkat Daearah, Dewan Penasihat yang dilantik ialah 114 orang, sedangkan Dewan Pakar tingkat Daerah ialah 230 orang. Para Dewan Penasihat ini terdiri dari elemen keagamaan, kebangsaan, kemasyarakatan, kepemimpinan, kewirausahaan, dan lain-lainnya.
Pelantikan Dewan Penasihat dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Penasihat DPP PKS, Mustafa Kamal, sementara Dewan Pakar dilantik oleh Ketua Dewan Pakar DPP PKS, Irwan Prayitno mantan Gubernur Sumatera Barat dua periode sekaligus akademisi. Kehadiran keduanya bukan sekadar seremonial ia adalah penanda bahwa PKS memandang serius peran dua organ ini dalam perjalanan partai ke depan.
Setelah pelantikan, para Dewan Pakar dan Dewan Penasihat, dibekali dengan materi Training Orientasi Partai (TOP) untuk mengemban amanahnya, yakni Bedah AD ART PKS oleh MPP PKS, Syamsu Hilal. Dilanjutkan dengan Panduan Dewan Pakar dan Dewan Penasihat oleh Ketua MPW PKS Jabar, Ridwan Solichin, dan terakhir “Jawa Barat; Dulu, Kini, dan Masa Depan” oleh Ahmad Heryawan atau Kang Aher Gubernur Jawa Barat dua Periode 2008 - 2013 dan 2013 - 2018.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....