Askara: Blind Moms Buktikan Keterbatasan Bukan Halangan Berbuat Baik

  • 06 Sep 2026 03:05 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Puluhan perempuan penyandang tunanetra yang tergabung dalam komunitas The Blind Moms mendonorkan darah sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Sebanyak 60 peserta mengikuti kegiatan Donor Darah Gratis (Dordardis) ke-5 yang digelar di Studio AsKaRa, Kota Bandung.

Kegiatan yang didukung Akademia Seni & Kreatifitas Anak Nusantara (AsKaRa), Cinta Budaya Nusantara (CBN), dan PMI Kota Bandung tersebut menjadi momentum bagi The Blind Moms untuk menyampaikan pesan bahwa penyandang disabilitas mampu berkontribusi dalam kehidupan sosial.

Anthony AsKaRa mengatakan, aksi donor darah yang dilakukan The Blind Moms justru menjadi pengingat bagi masyarakat yang tidak memiliki keterbatasan untuk lebih banyak bersyukur sekaligus berbuat bagi sesama.

“Saya pribadi yang sudah mengenal para penyandang disabilitas ini merasa diingatkan untuk bersyukur kepada Sang Pencipta. Saya juga melihat mereka memiliki banyak potensi,” kata Anthony, Sabtu 5 September 2026.

Menurut Anthony, sejumlah anggota The Blind Moms memiliki kemampuan di berbagai bidang, mulai dari berbicara di depan publik, menyanyi, hingga bermusik. “Ini menjadi pengingat bahwa dalam keterbatasan seseorang tetap memiliki kelebihan,” ujarnya.

Ia berharap semakin banyak pihak yang membuka ruang kolaborasi dengan komunitas penyandang disabilitas. Menurut dia, kegiatan seperti donor darah dapat menjadi jembatan untuk membangun empati sekaligus menghapus sekat sosial.

Ketua CBN, Melok Besari, juga mengapresiasi aksi The Blind Moms. Ia menilai para penyandang tunanetra tersebut telah memberikan contoh bahwa keterbatasan tidak menghalangi seseorang untuk melakukan aksi kemanusiaan.

“Orang yang sehat saja belum tentu mau melaksanakan donor darah. Ini menjadi motivasi bagi kita yang tidak memiliki keterbatasan untuk ikut berbuat empati dan melakukan hal yang mulia,” kata Melok.

Ia berharap penyandang disabilitas memperoleh tempat yang layak di masyarakat. Pemerintah, kata dia, juga perlu memastikan penyandang disabilitas mendapatkan hak yang setara, termasuk akses terhadap pekerjaan.

Hal senada disampaikan Lita perwakilan dari CBN, yang menilai ketangguhan anggota The Blind Moms layak menjadi inspirasi bagi perempuan lainnya. Ia melihat para ibu tunanetra tersebut mampu menjalankan peran dalam keluarga sekaligus melakukan pekerjaan yang menghasilkan pendapatan.

“Mereka bisa membesarkan anak dengan kekurangannya, bahkan bisa melakukan pekerjaan yang menghasilkan ekonomi bagi keluarga. Hal itu sangat memotivasi saya sebagai seorang ibu,” ujar Lita.

Ketua Pelaksana Dordardis The Blind Moms, Nenden Sintawati, mengatakan kegiatan donor darah telah digelar komunitas tersebut sejak 2021. Selain membantu masyarakat yang membutuhkan darah, kegiatan itu menjadi sarana untuk melawan stigma terhadap penyandang disabilitas.

“Kami ingin mengedukasi masyarakat bahwa kami, penyandang disabilitas tunanetra, bukan untuk dikasihani. Kami juga bisa hadir dan memberikan sesuatu yang berguna bagi masyarakat,” ujar Nenden.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....