Rumah Yatim Salurkan Manfaat kepada 836.258 Jiwa Sepanjang 2025
- 03 Sep 2026 13:26 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Rumah Yatim mencatat sebanyak 836.258 jiwa menerima manfaat dari berbagai program sosial sepanjang 2025. Para penerima manfaat tersebut tersebar di 21 provinsi di Indonesia melalui program di bidang pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, ekonomi, dan dakwah.
Capaian tersebut menjadi bagian dari komitmen Rumah Yatim dalam mengelola dan menyalurkan amanah masyarakat secara tepat sasaran, transparan, serta sesuai dengan ketentuan syariah dan peraturan yang berlaku.
Sepanjang 2025, bidang kemanusiaan menjadi program dengan jumlah penerima manfaat terbanyak, yakni 641.134 jiwa. Selanjutnya, bidang pendidikan menjangkau 114.805 jiwa, dakwah 61.681 jiwa, kesehatan 15.046 jiwa, dan ekonomi sebanyak 3.592 jiwa.
Direktur Marketing dan Komunikasi Rumah Yatim, Sani Ramdani, mengatakan capaian tersebut tidak sekadar menjadi angka bagi organisasi, tetapi menggambarkan manfaat yang telah diterima masyarakat melalui berbagai program Rumah Yatim.
“Bagi kami, setiap penerima manfaat memiliki cerita dan kebutuhan yang berbeda. Karena itu, capaian 836 ribu lebih penerima manfaat sepanjang 2025 bukan hanya tentang angka, tetapi tentang bagaimana amanah masyarakat dapat diterjemahkan menjadi manfaat yang benar-benar dirasakan oleh mereka yang membutuhkan,” ujar Sani, Kamis 3 September 2026.
Menurutnya, kepercayaan masyarakat menjadi bagian penting dalam keberlanjutan berbagai program Rumah Yatim. Oleh karena itu, transparansi dan akuntabilitas terus menjadi prinsip yang dijaga dalam setiap pelaksanaan program.
“Kepercayaan masyarakat adalah amanah yang harus kami jaga. Kami terus berupaya memastikan setiap program dilaksanakan secara profesional, tepat sasaran, dan memberikan dampak yang berkelanjutan. Kami juga ingin agar manfaat yang diberikan tidak berhenti pada bantuan sesaat, tetapi dapat menjadi bagian dari proses meningkatkan kualitas kehidupan penerima manfaat,” katanya.
Berdasarkan kelompok asnaf, penerima manfaat Rumah Yatim sepanjang 2025 didominasi masyarakat miskin sebanyak 682.637 jiwa. Kemudian fakir sebanyak 96.564 jiwa dan fisabilillah sebanyak 56.342 jiwa.
Sementara itu, berdasarkan wilayah, lima provinsi dengan jumlah penerima manfaat terbanyak yakni Jawa Barat sebanyak 225.227 jiwa, DKI Jakarta 152.708 jiwa, Banten 110.583 jiwa, Sumatera Utara 70.142 jiwa, dan DI Yogyakarta 52.541 jiwa.
Sebaran tersebut menunjukkan upaya Rumah Yatim dalam memperluas akses pelayanan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan di berbagai daerah.
Sani menegaskan, Rumah Yatim akan terus memperkuat program yang telah berjalan sekaligus memperluas jangkauan manfaat.
“Kami menyadari masih banyak masyarakat yang membutuhkan perhatian dan dukungan. Ke depan, Rumah Yatim akan terus memperkuat program yang sudah berjalan sekaligus memperluas jangkauan manfaat. Harapannya, semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat, khususnya dalam bidang pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, ekonomi, dan dakwah,” tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....