Mantan Prajurit Kopassus Gelar Tabligh Akbar dan Aksi Sosial di Ciwidey
- 31 Agt 2026 18:37 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Ciwidey - Sekitar 3.000 jemaah memadati kawasan Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dalam kegiatan Tabligh Akbar yang digelar bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia dan Maulid Nabi Muhammad SAW, Senin 31 Agustus 2026.
Sejak pagi, warga dari berbagai wilayah berdatangan ke lokasi. Antusiasme masyarakat terlihat dari padatnya area pelaksanaan hingga kegiatan berlangsung.
Tabligh Akbar tersebut tidak hanya menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan keimanan, tetapi juga diisi dengan kegiatan sosial bagi masyarakat sekitar.
Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri (Danpussenif) Letnan Jenderal TNI Iwan Setiawan mengaku terharu melihat antusiasme masyarakat yang hadir. Bagi Iwan, kegiatan tersebut memiliki makna tersendiri karena digelar di daerah yang merupakan kampung halamannya.
"Alhamdulillah luar biasa, saya sangat senang, bangga, dan terharu. Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT, karena hari ini kita melaksanakan kegiatan Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Kemerdekaan RI ke-81," ujar Iwan saat ditemui di lokasi acara, Senin 31 Agustus 2026.
Menurut Iwan, jumlah peserta yang hadir mencapai sekitar 3.000 orang. Bahkan, jemaah masih terus berdatangan ketika kegiatan berlangsung.
"Kemudian yang kedua, kita juga memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Antusias warga begitu berantusias. Total ada sekitar 3.000 jemaah yang hadir di tengah-tengah kita, bahkan mungkin masih bertambah lagi dan berdatangan," katanya.
Selain kegiatan keagamaan, penyelenggara juga memberikan perhatian terhadap kebutuhan masyarakat melalui aksi sosial. Sebanyak 3.000 jemaah mendapatkan makanan bergizi gratis, sementara warga sekitar juga memperoleh bantuan sembako.
"Pada kesempatan siang hari ini juga, kita memberikan bantuan makan bergizi gratis kepada jemaah sebanyak 3.000 orang, kemudian memberikan bantuan sembako untuk meringankan masyarakat, khususnya yang ada di Ciwidey, Kabupaten Bandung," jelasnya.
Pulang ke Kampung Halaman
Pemilihan Ciwidey sebagai lokasi kegiatan bukan tanpa alasan. Wilayah tersebut memiliki hubungan erat dengan perjalanan hidup Iwan, baik sebagai tempat kelahiran maupun kawasan yang pernah menjadi bagian dari perjalanan karier militernya.
"Baik, yang pertama bahwa Ciwidey ini merupakan daerah kelahiran atau kampung halaman saya, saya lahir di Sepiang, Kabupaten Bandung. Ini juga merupakan daerah latihan sejak saya menjadi tentara; saya dibesarkan di Kopassus, sehingga ini merupakan daerah latihan Kopassus, termasuk daerah latihan Infanteri," ungkapnya.
Kedekatan emosional tersebut menjadi salah satu alasan Iwan ingin kembali memberikan perhatian kepada masyarakat di wilayah yang pernah menjadi bagian dari kehidupannya.
"Jadi sudah sepantasnya memberikan sedikit sentuhan kepada masyarakat di mana daerah tempat latihan dan kampung halaman saya," imbuhnya.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai seremoni peringatan. Momentum kemerdekaan, menurutnya, harus diisi dengan berbagai kegiatan positif dan bermanfaat bagi masyarakat.
"Yang jelas, pesan pertama, kita mensyukuri nikmat yang diberikan oleh Allah SWT atas kemerdekaan ke-81 tahun, sehingga kita harus betul-betul memanfaatkan waktu kemerdekaan ini dengan terus berbuat kebaikan, mengisi waktu dengan berprestasi, dan meningkatkan keimanan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa," paparnya.
Sementara itu, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW diharapkan dapat menjadi momentum bagi umat Islam untuk melakukan introspeksi sekaligus meneladani perilaku Rasulullah.
"Yang kedua, memperingati Maulid Nabi tentunya kita sebagai umat muslim bisa menjadi introspeksi diri untuk mencontoh dan meneladani bagaimana Nabi Muhammad SAW. Bagaimana beliau disiplin, bagaimana ketaatan beliau kepada Allah SWT, dan bagaimana beliau selalu berbuat kebaikan serta menjadi panutan/contoh untuk kita semuanya," urainya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....