Forum Anak Jati Mandiri Cimahi Dikukuhkan, Ngatiyana Dorong Pelajar Jadi Pemimpin
- 29 Agt 2026 06:00 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Cimahi - Pengukuhan Forum Anak Jati Mandiri Kota Cimahi periode 2026–2028 menjadi salah satu bagian penting dalam peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 tingkat Kota Cimahi. Forum yang diisi kalangan pelajar tersebut diharapkan menjadi ruang bagi anak untuk belajar berorganisasi, menyampaikan aspirasi dan mengambil peran dalam pembangunan.
Wali Kota Cimahi Ngatiyana mengapresiasi lahirnya kepengurusan baru Forum Anak Jati Mandiri yang berasal dari kalangan pelajar SMA Negeri di Kota Cimahi. Menurutnya, keterlibatan pelajar dalam forum tersebut menunjukkan bahwa generasi muda telah memiliki potensi untuk belajar memimpin dan memberikan kontribusi bagi masyarakat.
“Anak muda mampu belajar memimpin, berorganisasi, bertanggung jawab dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.” ujar Ngatiyana saat mengikuti Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 tingkat Kota Cimahi tahun 2026 di Aula B Pemkot Cimahi, Kamis 27 Agustus 2026.
Ngatiyana berpesan kepada ketua dan seluruh pengurus Forum Anak Jati Mandiri agar tidak minder hanya karena masih berusia muda. Justru, usia muda dinilai menjadi modal penting karena memiliki energi, kreativitas dan keberanian untuk melahirkan gagasan-gagasan baru.
Ia menjelaskan bahwa kepemimpinan tidak selalu identik dengan posisi sebagai ketua atau orang yang berada di depan. Seorang pemimpin juga harus mampu mendengar aspirasi, melayani, bekerja sama dan berani mempertanggungjawabkan setiap keputusan.
“Keberanian bukan hanya tentang menjadi ketua atau berada di depan, tetapi mau mendengar, mau melayani, mau bekerja sama dan berani bertanggung jawab.” katanya.
Forum Anak Jati Mandiri juga diharapkan menjadi wadah bagi pelajar untuk menyuarakan berbagai persoalan yang berkaitan dengan kehidupan anak. Keberadaan forum tersebut dapat membantu membangun keberanian anak untuk menyampaikan aspirasi sekaligus ikut menciptakan lingkungan yang lebih aman dan ramah bagi sesama.
Dalam kesempatan itu, Ngatiyana turut mengingatkan anak-anak agar tidak memilih diam ketika mengalami atau menyaksikan kekerasan, perundungan maupun diskriminasi. Ia mendorong anak untuk segera mencari bantuan melalui orang tua, guru pendamping atau layanan perlindungan SAPA 129 apabila menghadapi situasi yang membutuhkan penanganan.
“Berani melaporkan bukan berarti lemah, berani meminta pertolongan adalah bentuk keberanian untuk melindungi diri sendiri dan orang lain.” ucap Ngatiyana.
Menurut Ngatiyana, keberanian melapor merupakan bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang memberikan rasa aman kepada anak. Karena itu, anak perlu mengetahui bahwa mereka memiliki hak untuk mendapatkan perlindungan dan tidak harus menghadapi persoalan seorang diri.
Pengurus Forum Anak Jati Mandiri periode 2026–2028 diharapkan mampu menjalankan perannya secara aktif selama masa kepengurusan. Forum tersebut diharapkan tidak hanya menjadi organisasi pelajar, tetapi juga menjadi ruang tumbuh bagi calon pemimpin muda Kota Cimahi yang memiliki karakter, kepedulian sosial dan tanggung jawab.
Melalui momentum Hari Anak Nasional ke-42, Pemerintah Kota Cimahi mendorong lahirnya generasi yang sehat, cerdas, mandiri dan berkarakter. Anak-anak juga diharapkan memiliki kepedulian terhadap lingkungan serta keberanian untuk mengambil peran dalam membangun masa depan Kota Cimahi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....